BNPB Serahkan Kunci Rumah Contoh Huntap di Sumatra Barat

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan kunci rumah hunian tetap (huntap) mandiri kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar wilayah Sumatra Barat pada Jumat (10/7).

Penyerahan kunci oleh Sekretaris Utama BNPB Rustian, sebagai tanda telah selesainya pembangunan unit hunian tetap, sekaligus dorongan kepada warga untuk segera pindah dan menempati unit rumah baru tersebut.

Simbolisasi penyerahan kunci huntap mandiri dilaksanakan di tiga wilayah terdampak, yaitu Kota Padang, Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Panjang.

Seremoni penyerahan disaksikan oleh Kalaksa BPBD Sumatra Barata (Sumbar), pimpinan daerah, beserta rombongan BNPB, BPBD dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini dilaksanakan dua bulan sejak peletakan batu pertama pembangunan rumah contoh tersebut.

Unit rumah yang diserahkan pada kesempatan ini merupakan rumah contoh pembangunan huntap mandiri dengan menggunakan material Sepablock (Semen Padang Bata Interlock).

Material ini adalah inovasi PT Semen Padang yang telah dikembangkan sejak tahun 2020 dan menggunakan sistem interlocking layaknya menyusun balok mainan.

Inovasi ini mempunyai banyak kelebihan diantaranya ramah gempa, ramah lingkungan, waktu pembangunan cepat dan mudah dimobilisasi.

Tiap rumah yang dibangun memiliki tipe 36 dan terdiri dari dua kamar tidur, satu ruang tamu, serta dapur.

Kepada warga penerima manfaat Rustian berpesan agar rumah ini segera dihuni. “Jangan sampai setelah dibangun Huntap tidak dihuni. Rumah ini sudah sangat layak, bahan aman dan tahan hujan juga, jadi sangat aman.”

Setelah selesai pembangunan rumah contoh ini, BNPB akan segera melakukan pembangunan huntap mandiri bagi warga berdasarkan data korban yang telah diverifikasi.

Percepatan pembangunan huntap merupakan komitmen pemerintah dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi Siklon Senyar yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat pada akhir November 2025.

Hal ini untuk memberikan hunian yang aman, layak dan permanen bagi korban bencana, sekaligus mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

Sinergi antara Pemerintah Pusat, BNPB, pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait menjadi kunci implementasikan prinsip Build-Back Safer and Better bagi masyarakat terdampak bencana. I

Kirim Komentar