BP2D Jabar dan Unpad Sepakati Transformasi Strategis Menuju BRIDA

Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Langkah ini menandai babak baru dalam upaya percepatan pembangunan Jawa Barat (Jabar) berbasis bukti (evidence-based policy), sekaligus mengawal transformasi BP2D menjadi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).

Kerja sama ini mencakup empat pilar utama: pendidikan dan pelatihan, penelitian bersama, pengembangan hasil riset, serta publikasi dan diseminasi ilmiah.

Fokus utamanya adalah memastikan bahwa riset yang dilakukan di perguruan tinggi tidak berhenti di jurnal ilmiah, melainkan bertransformasi menjadi solusi nyata bagi masyarakat dan industri di Jawa Barat.

Kepala BP2D Jawa Barat mengungkapkan bahwa transformasi menjadi BRIDA menuntut lembaga ini menjadi orkestrator dan hub riset yang kuat.

“Kami ingin memanfaatkan potensi besar perguruan tinggi, seperti Unpad untuk menjawab tantangan riil di lapangan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak UNPAD menegaskan komitmen penuhnya melalui pergeseran fokus riset dari sekadar output publikasi menjadi riset berbasis penugasan.

Dengan dukungan 19 fakultas dan lebih dari 200 produk inovasi, Unpad siap menyuplai rekomendasi kebijakan dalam bentuk policy brief hingga purwarupa teknologi tepat guna.

Beberapa poin krusial yang akan diimplementasikan dalam periode kerja sama ini antara lain:

  • Jabar Research Hub (2026): Pengembangan platform konsolidasi hasil riset dan inovasi daerah.
  • Ketahanan Pangan: Eksplorasi tanaman lokal Sunda, konservasi sumber daya genetic dan pengembangan varietas benih padi unggul yang ramah lingkungan.
  • Pelayanan Kesehatan: Analisis service quality dan pengembangan sistem kesehatan akademik melalui pinjaman luar negeri untuk rumah sakit tipe A dan B di Jawa Barat.
  • Efisiensi Birokrasi: Studi mengenai strategi alokasi anggaran belanja pegawai dan struktur perangkat daerah yang ideal.
  • Hilirisasi Inovasi: Penyelenggaraan Innovation and Business Summit pada tahun 2026 untuk menghubungkan inovator dengan investor dan industri.

PKS ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen formalitas.

Melalui kolaborasi publikasi internasional dan peningkatan kapasitas metodologi penelitian bagi aparatur daerah, kedua belah pihak optimistis kualitas pembangunan di Jawa Barat akan meningkat signifikan.

Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan serangkaian pertemuan teknis (serial meeting) antara PIC yang telah ditunjuk untuk memastikan setiap poin kesepakatan berjalan sesuai target yang ditetapkan. I

Kirim Komentar