Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin rapat percepatan penataan dan operasional Pasar Petani Garuda untuk memastikan fasilitas tersebut segera dimanfaatkan masyarakat dan membuka akses pasar lebih luas bagi petani buah serta tanaman hias.
Rapat tersebut melibatkan Forum Paguyuban Tanaman Buah dan Hias bersama perangkat daerah guna menyatukan langkah dalam penyediaan ruang jual beli yang terjangkau bagi petani kecil.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan Pasar Petani Garuda menjadi pusat ekonomi lokal yang menjawab kebutuhan petani sekaligus menghadirkan harga yang stabil bagi warga sekitar.
Komitmen itu diarahkan pada penyediaan fasilitas yang memungkinkan petani memasarkan produk unggulan tanpa beban sewa lahan yang tinggi.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pasar tersebut disiapkan sebagai ruang strategis untuk memperkuat pemasaran komoditas buah dan tanaman hias Kabupaten Bogor.
“Kami duduk bersama untuk mempercepat penataan dan operasional Pasar Petani Garuda supaya segera dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Rudy menjelaskan, Pasar Petani Garuda dirancang sebagai wadah pemberdayaan yang menghadirkan akses pasar berkelanjutan bagi petani kecil.
“Pasar Petani Garuda memberi kesempatan lebih luas bagi petani buah dan tanaman hias untuk tumbuh, mandiri dan sejahtera,” ungkapnya. I
