Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan, hampir 100% pengungsi pascabencana Aceh, Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar) sudah tidak lagi tinggal di dalam tenda.
“Pengungsi bencana Sumatra mendekati 100% tidak di tenda saat Lebaran,” katanya di kediamannya di Kawasan Senayan, Jakarta.
Berdasarkan data per 23 Maret 2026, Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra ini menyebut ada 173 jiwa atau 47 Kepala Keluarga (KK) yang masih tinggal di tenda.
Sebanyak 173 jiwa ini disebut berada di Aceh dengan rincian Kabupaten Bireun sebanyak 77 jiwa dan Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak 96 jiwa.
“Spesifik pengungsi mendekati 100%, mendekati kata – katanya, saya nggak bilang 100 persen mendekati karena masih ada ini 47 KK ini kan 173 jiwa. Mendekati 100% tidak lagi di tenda,” jelasnya.
Saat itu, Mendagri menambahkan bahwa dari 2 juta jiwa yang mengungsi, kini tersisa 173 orang yang mengungsi.
“Ini yang saya sampaikan Bapak Presiden, dari 2 juta dulunya awal 2 Desember, sekarang itu tersisa lebih kurang 173 jiwa, dari 2 juta turun ke 173 jiwa,” tegasnya.
Menurut Mendagri, pihaknya juga sudah memiliki skenario untuk menangani ratusan pengungsi yang tersisa. “Tapi sudah ada skenarionya.”
Dalam kesempatan ini, dia menyebutkan secara keseluruhan pemulihan pascabencana di tiga provinsi sudah mencapai 73%.
“Kalau berdasarkan jumlah daerah, saya bilang daerah berdasarkan aspeknya daerah, kabupaten/kota. Dari 52 kabupaten/kota yang sudah normal 38. Berarti itu 73% daerah,” jelasnya. I
