Kemenperin Siapkan Ekosistem AI Data Center

Indonesia siap menjadi hub Artificial Intelligence (Al) Regional, karena sudah ada kolaborasi strategis ekosistem pusat data.

Hal itu terungkap saat Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menerima audiensi jajaran PT DayOne Data Centers, pengembang global di bidang AI Data Center yang bekerja sama dengan Indonesia Investment Authority (INA).

“Saya menerima audiensi untuk meembahas sejumlah peluang strategis guna memperkuat ekosistem digital dan mendorong pertumbuhan industri berbasis teknologi di Indonesia,” ujarnya.

Saat ini, DayOne mengembangkan konsep AI Supercluster Sijori+, ekosistem pusat data yang menghubungkan Singapura, Johor (Malaysia) dan Batam (Indonesia), serta akan diperluas ke Jakarta (Indonesia) dan Ho Chi Minh City (Vietnam) dalam beberapa waktu ke depan.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai Dayone merupakan salah satu perusahaan global yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas dalam pengembangan Al Data Center.

“Saya tentu juga berharap pengembangan Al Data Center di masa depan tidak hanya membutuhkan infrastruktur fisik tetapi juga komponen strategis, seperti CPU, GPU dan teknologi komputasi lainnya yang menjadi otak dari operasional data center,” jelas Wamenperin Riza.

CPU (Central Processing Unit) adalah otak utama komputer yang memproses tugas umum secara berurutan, sedangkan GPU (Graphics Processing Unit) adalah prosesor khusus yang dirancang untuk memproses grafis dan komputasi paralel dalam jumlah besar secara bersamaan.

Indonesia, dia menambahkan, tengah berupaya untuk memperkuat teknologi dengan memacu industri Artificial Intelligence, sekaligus mendorong pertumbuhan industri berbasis teknologi.

Bahkan, lanjutnya, Kemenperin berkomitmen mendukung pengembangan Al Data Center di Indonesia melalui penyediaan fasilitas dan penyusunan regulasi yang memberikan kepastian hukum.

“Upaya ini bertujuan mempercepat investasi, mendorong pengembangan industri Al Data Center dan mendukung transformasi industri nasional, serta implementasi Making Indonesia 4.0,” ungkap Wamenperin Riza. I

 

 

 

 

Kirim Komentar