Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, Jawa Tengah yang menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) dengan bunga 0% sebagai upaya memperluas akses pembiayaan sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sragen atas inisiatif dan komitmennya dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih inklusif bagi UMKM melalui program KURDA bunga 0%,” ujarnya saat menghadiri peresmian program KURDA di Kabupaten Sragen.
Menurut Menteri Maman, program tersebut mencerminkan keberpihakan nyata pemerintah daerah dalam mendorong masyarakat agar lebih berkembang, mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan melalui usaha produktif.
Dia berharap program KURDA Kabupaten Sragen dapat menjangkau lebih banyak pengusaha UMKM, khususnya mereka yang selama ini belum sepenuhnya memperoleh akses terhadap layanan pembiayaan formal.
“Kami berharap KURDA Kabupaten Sragen dapat menjangkau lebih banyak UMKM di sektor produktif, terutama yang selama ini belum sepenuhnya terakses layanan pembiayaan formal. KURDA juga diharapkan menjadi instrumen penting untuk mendorong UMKM naik kelas,” katanya.
Menteri Maman menegaskan, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bukan sekadar skema pinjaman, melainkan simbol keadilan ekonomi yang membuka kesempatan masyarakat memperoleh akses permodalan untuk mengembangkan usaha.
Secara nasional, penyaluran KUR hingga saat ini telah mencapai Rp105,8 triliun kepada 1,69 juta pengusaha UMKM penerima manfaat.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,14 juta merupakan debitur baru dan 511.000 pengusaha UMKM telah berhasil naik kelas atau graduasi.
“Kualitas penyaluran KUR secara nasional juga terus membaik, di mana sebanyak 63,57 persen KUR telah disalurkan ke sektor produksi,” jelasnya.
Untuk wilayah Jawa Tengah, penyaluran KUR telah mencapai Rp18,9 triliun kepada 348.000 pengusaha UMKM penerima manfaat.
Sebanyak 57,1% penyaluran KUR di provinsi tersebut juga telah diarahkan ke sektor produksi.
Sementara itu, penyaluran KUR di Kabupaten Sragen tercatat mencapai Rp675 miliar kepada 10.500 pengusaha UMKM penerima manfaat.
Dari jumlah tersebut, sebesar 53,7% disalurkan kepada sektor produksi. Capaian itu menjadikan Sragen sebagai daerah dengan penyaluran KUR terbesar ke-10 di Provinsi Jawa Tengah.
“Kami mengajak seluruh pengusaha UMKM di Sragen untuk memanfaatkan berbagai program dan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah, baik melalui KUR, KURDA maupun program lainnya, sebagai sarana memperkuat usaha, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing produk UMKM Indonesia,” ungkap Menteri Maman. I
Kirim Komentar
