Pelaut Tangguh, Adaptif dan Berintegritas Hadapi Transformasi Maritim Global

Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), menggelar Sidang Senat Terbuka ke-X Perwira Transportasi Laut Program Diploma III dan Diploma IV Politeknik Pelayaran Sumatra Barat di Padang Pariaman, Sumatra Barat pada Jumat (4/9).

Sebanyak 134 mahasiswa ditetapkan sebagai peserta yudisium dalam kegiatan yang dihadiri langsung Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana dan Kepala BPSDMP Suharto.

Mengusung tema Humanist, Smart, Sustainable and Eco-Friendly Campus for Empowering Safety, Security, Services Oriented and Compliance, Sidang Senat Terbuka kali ini menekankan pada kesiapan SDM transportasi menghadapi perkembangan green shipping dan digitalisasi.

Perwira transportasi laut masa depan tidak cukup hanya menguasai navigasi konvensional, tetapi juga dituntut mampu mengadopsi teknologi dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan ditengah dinamika global serta tekanan pekerjaan harus dihadapi dengan mental yang kuat karena tantangan tersebut akan menguji sekaligus membentuk perjalanan karier seorang pelaut.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Wamenhub Suntana dalam sesi orasi ilmiah dan motivasi kepada para peserta yudisium.

Dia mendorong para lulusan untuk bisa menjadi perwira transportasi laut yang tangguh, adaptif, berintegritas dan siap menghadapi transformasi industri maritim global.

“Pelaut hebat tidak pernah lahir dari ombak yang tenang dan akan berhadapan dengan ombak dari berbagai sisi,” katanya.

Wamenhub menegaskan bahwa luasnya sektor industri maritim nasional yang tercermin dari banyanya kebutuhan masyarakat dengan berbagai komplek permasalahan yang saling terhubung dengan sektor penting.

Menurutnya, keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) Tranportasi handal tentu sangat penting dalam menanggulangi permasalahan ini.

“Peluang karir di sektor maritim juga semakin luas dan tidak terbatas hanya pada lingkungan pemerintahan,” tuturnya.

Lulusan dapat berkiprah pada kapal niaga, kontainer, tanker, kapal pesiar, sektor perikanan hingga industri lepas pantai, yang tentu menjadi daya tarik tersendiri dengan prospek yang baik kedepannya.

Selain kompetensi profesional, Wamenhub juga mengingatkan kepada para lulusan untuk tetap memegang teguh Integritas sebagai kompas utama dalam menjalankan profesi kedepan dan tetap memberikan bakti terbaik kepada orang tua, serta menyertakan nilai ketuhanan dalam setiap langkah.

“Sehebat apa pun teknologi di genggaman Saudara, kuasa Tuhan tetaplah tidak tertandingi. Sertakanlah Tuhan dalam setiap perjalanan dan hormati, sayangi, serta muliakan orang tua kalian, karena ridho mereka adalah ridho Tuhan,” jelasnya.

Selain menghadiri Sidang Senat Terbuka, Wamenhub, Kepala BPSDM Perhubungan beserta jajaran juga melihat pameran sejumlah produk Teaching Factory (TEFA) Poltekpel Sumbar yang merupakan hasil kolaborasi peserta didik dan dosen dalam menghasilkan berbagai karya dan inovasi berbasis dampak sesuai dengan isu transportasi terkini.

Pengembangan Teaching Factory dan program keberlanjutan tersebut sejalan dengan upaya Poltekpel Sumbar membangun pendidikan vokasi transportasi yang aplikatif, inovatif dan berwawasan lingkungan.

Selain itu, produk dari program keberlanjutan kampus juga dipamerkan, seperti pengolahan sampah oirganik dengan Budidaya Maggot BSF, daur ulang sampah plastik menjadi produk bangunan, pembibitan tanaman trembesi hingga sistem pengelolaan limbar air.

Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatra Barat, para Kepala Unit Pelaksana Teknis di lingkungan BPSDMP dan jajaran civitas akademika Poltekpel Sumbar.

Melalui Sidang Senat Terbuka ke-X ini, BPSDMP terus memperkuat komitmennya dalam menghasilkan SDM transportasi laut yang profesional, tangguh, berintegritas, adaptif terhadap teknologi dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan, sehingga mampu berkontribusi bagi transportasi laut Indonesia yang aman, kompetitif, serta berkelanjutan. I

Kirim Komentar