Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) resmi meluncurkan Nagari Creative Hub (NCH) di Nagari Sungai Duo, Kabupaten Dharmasraya.
Inisiatif ini dirancang sebagai pusat pembinaan dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis digital guna memperluas jangkauan produk, serta kebudayaan lokal ke pasar nasional hingga internasional.
Peluncuran NCH dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumatra Barat Vasko Ruseimy, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dan jajaran pejabat Pemprov Sumbar, serta Pemkab Dharmasraya.
Wagub Vasko menyatakan bahwa NCH hadir untuk mentransformasi potensi nagari, baik produk fisik maupun warisan budaya agar mampu bersaing di ekosistem digital.
“Melalui Nagari Creative Hub, kita membina masyarakat lokal agar cakap mempromosikan potensinya secara digital. Kita ingin mendorong pelaku usaha di nagari tidak hanya mengandalkan pasar lokal, tapi mampu menjangkau pasar yang jauh lebih luas,” jelasnya.
Dia menambahkan, NCH tidak hanya berfokus pada komoditas UMKM, seperti kuliner dan batik, tetapi juga menjadi panggung promosi digital bagi kekayaan seni budaya daerah.
“Potensi budaya kita sangat besar, mulai dari seni bela diri basilek, tarian adat hingga musik tradisional. Sungai Duo kita jadikan episentrum awal program ini agar masyarakat semakin berkembang dan sejahtera,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Dharmasraya Annisa menyambut positif hadirnya NCH pertama di wilayahnya.
Menurutnya, penguasaan platform e-commerce merupakan kunci penting dalam menghadapi perubahan pola perdagangan saat ini.
“Pasar telah bergeser ke ranah digital. NCH menjadi wadah belajar yang sangat strategis bagi warga untuk menguasai pemasaran daring dan memanfaatkan berbagai platform e-commerce secara optimal,” kata Annisa.
Sejalan dengan hal tersebut, Wali Nagari Sungai Duo Amran mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Pemprov Sumbar dan siap menyinergikan peran Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) dengan NCH.
“BUMNag akan berperan menampung dan mengonsolidasikan produk – produk warga, sementara NCH berfokus pada pemasaran digital secara masif. Kolaborasi inilah yang akan terus kami jaga untuk meningkatkan perekonomian anak nagari,” tutur Amran.
Sebagai nagari multietnis yang dinamis, Sungai Duo memiliki beragam potensi unggulan mulai dari sentra kuliner Java Streetfood, produk UMKM lokal, batik tanah liek, hingga seni pertunjukan tradisi.
Didukung fasilitas Medan nan Balinduang, akses internet publik dan pendampingan digital dari NCH, Nagari Sungai Duo siap melangkah dari pasar lokal menuju panggung ekonomi digital global. I
