Putera – Puteri Peserta Beasiswa Tangerang Gemilang Siap Dididik BPSDM Perhubungan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSMDP) dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk mendidik putera dan puteri daerah setempat dalam program Beasiswa Tangerang Gemilang.

Pemberian beasiswa tersebut dilaksanakan di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug di Labupaten Tangerang, Provinsi Banten dengan disaksikan langsung oleh Kepala BPSDMP Suharto pada Kamis (23/7/2026).

Dalam sambutannya, Kepala BPSDMP mengungkapkan bahwa program beasiswa ini merupakan kolaborasi yang luar biasa antara Kemenhub dengan Pemkab Tangerang dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) transportasi.

“Beasiswa atau pendidikan ini merupakan suatu investasi jangka panjang, tidak bisa kita dapatkan secara instan. Ini merupakan suatu proses yang cukup panjang, karena BPSDMP selalu berkomitmen untuk terus menciptakan SDM yang kompeten dan memiliki dedikasi, punya loyalitas yang sangat tinggi, memiliki karakter dan terpenting memiliki integritas,” jelasnya.

Saat ini, Kabupaten Tangerang melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang ini bekerja sama dengan tiga sekolah di bawah Kemenhub untuk mendidik 12 putera dan puteri Tangerang, yaitu 8 orang di PPI Curug, 3 orang di Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI) – STTD dan 1 orang di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten.

“Saya berharap kedepannya program ini bukan hanya terbatas di tiga sekolah Kementerian Perhubungan, tapi kerja sama ini bisa mencakup seluruh Sekolah Kementerian Perhubungan, sehingga makin banyak putera puteri Kabupaten Tangerang yang bisa bersekolah di sekolah sekolah Kemenhub,” tuturnya.

Selain itu, Suharto menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tangerang dan juga berpesan kepada para calon taruna peraih beasiswa Tangerang Gemilang untuk mempersiapkan diri, tidak menyia – nyiakan kepercayaan yang telah diberikan Bupati Tangerang dan bisa mengikuti seluruh proses pendidikan hingga nantinya lulus.

“Kami mengucapkan terima kasih dan rasa bangga kami, karena bapak bupati telah berkenan untuk bisa menyekolahkan, memberikan kepercayaan kepada sekolah – sekolah Kementerian Perhubungan untuk mendidik putera puteri Tangerang,” katanya.

Suhartono berharap semoga nantinya para peserta bisa menyelesaikan pendidikan, bisa keluar melalui seremoni wisuda dan jangan sampai pendidikannya terhenti di tengah jalan, karena tidak bisa mengikuti pola pendidikan.

“Jadi, para taruna dan taruni belajarlah dengan sungguh – sungguh. Inshaallah akan menjadi anak – anak yang berguna untuk bangsa dan Negara,” katanya.

Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan program Kabupaten Tangerang untuk memberikan bantuan biaya pendidikan (mulai dari D-3 hingga S-1) untuk pelajar dan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Fasilitas yang didapatkan meliputi biaya kuliah, uang pangkal, hingga biaya hidup. Pada tahun 2026, tiga sekolah Kemenhub, yaitu PPI Curug, PTDI STTD dan Poltekpel Banten mendapatkan kepercayaan untuk mendidik putera – puteri Kabupaten Tangerang.

Senada dengan hal tersebut di atas, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan sejarah bagi masyarakat Kapubaten Tangerang, yang memang memerlukan perhatian, bisa sekolah di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug.

“Saya lihat di database dari PPI Curug, taruna penerbang ternyata tidak ada dari Kabupaten Tangerang, padahal PPI Curug ini berada di Kabupaten Tangerang, tapi peserta didiknya berasal dari seluruh Indonesia, tidak ada dari Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Bahkan, kata Maesyal, ada anak didik yang berasal dari luar negeri bersekolah di PPI Curug. “Alhamdulillah, dari program Beasiswa Tangerang Gemilang yang masuk ke PPI Curug dari 8 orang, ada satu yang menjadi peserta didik penerbang.”

Dia berharap, apabila program kali ini berjalan lancar, di tahun kedepannya akan ada lebih dari satu putera – puteri Kabupaten Tangerang yang akan menjadi pilot dan mereka nantinya mengabdikan diri kepada nusa dan bangsanya.

Pada akhir sambutannya, Bupati Tangerang mengingatkan bahwa para peserta didik merupakan orang – orang pilihan dari ribuan peserta dari seluruh Indonesia, yang berjuang melewati seleksi untuk masuk di sekolah Kemenhub, bukan hanya kepintaran yang dinilai, tetapi kesiapan fisik, kesehatan dan mental juara, yang menjadi penentu.

“Tanamkan pada diri saudara – saudara bahwa saya bisa jadi pilot, saya bisa jadi pelaut, nahkoda, kalian harus semangat, kenapa begitu, karena kalian ditunggu olah kedua orang tua lulus dari sekolah ini, Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten menunggu kalian, serta kalian ditunggu oleh Bapak Presiden, karena kalian akan mengabdikan diri kepada nusa dan bangsa negara Republik Indonesia,” tutur Maesyal. I

Kirim Komentar