Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dengan melepas 11 unit armada water trucking sebagai upaya mengantisipasi potensi kekurangan pasokan air bersih bagi masyarakat.
Pelepasan armada dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di kawasan PSN SPAM Regional Jatiluhur I, Kota Bekasi.
Kolaborasi antara Pemkot Bekasi dan PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang berpotensi menyebabkan penurunan debit sumber air baku, sekaligus meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.
Wali Kota Tri menegaskan bahwa kehadiran armada water trucking merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah agar pelayanan distribusi air bersih dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi gangguan pasokan di wilayah Kota Bekasi.
Sebanyak 11 unit armada disiagakan dari berbagai perangkat daerah, terdiri atas 2 unit milik BPBD Kota Bekasi, 3 unit Perumda Tirta Patriot, 3 unit Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), serta armada pendukung dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat).
Menurut Tri, sinergi lintas perangkat daerah ini menjadi kekuatan dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.
Usai melepas armada, dia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan.
Bahkan, Wali Kota Tri mengajak seluruh warga membangun budaya hemat air sebagai langkah sederhana, tetapi berdampak besar dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat.
“Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi, namun keberhasilan menghadapi musim kemarau juga memerlukan partisipasi masyarakat dengan menggunakan air secara hemat dan tidak melakukan penimbunan secara berlebihan,” ungkapnya.
Melalui kesiapsiagaan armada water trucking dan kolaborasi seluruh pihak, Pemerintah Kota Bekasi berharap pelayanan air bersih tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman selama musim kemarau. I
