Kemenbud Tetapkan Sembilan Tradisi dan Budaya Jambi sebagai WBTB

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menetapkan sembilan tradisi dan budaya Jambi sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang menjadi bukti provinsi itu memiliki peradaban kuat sejak masa lampau.

“Ini adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada bapak dan ibu yang telah menekuni bidangnya masing – masing. Semoga ini bisa dikenang sebagai sejarah penting bagi Provinsi Jambi,” kata Gubernur Jambi Al Haris di Jambi.

Dia merinci sembilan tradisi dan budaya masyarakat Jambi yang telah di tetapkan oleh Kemenbud adalah Kuluk Kerinci (Kabupaten Kerinci), Ritus Bagelek (Kabupaten Bungo), Seni Pertunjukan Gandai (Kabupaten Tebo), Tari Teluk Kembang (Kabupaten Tebo), dan Tradisi Tongkeng Betung Bedarah (Kabupaten Tebo).

Kemudian, ada Tradisi Lukah Gilo Dusun Baru (Kabupaten Muaro Jambi), Seni Pertunjukan Tonel Tebat Patah (Kabupaten Muaro Jambi), Seni Pertunjukan Dana Sarah Jambi Kota Seberang (Kota Jambi), dan Bahasa Lisan/Bahasa Orang Rimba (Kabupaten Sarolangun).

Atas anugerah tersebut, Gubernur Al Haris mengapresiasi daerah – daerah dan para pelaku budaya yang menerima penghargaan WBTB, serta kepada para maestro seni yang dinilai berjasa besar dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan Jambi.

Secara nasional pemerintah telah menetapkan sekitar 700 WBTB. Kemenbud menargetkan 2.000 warisan budaya yang akan segera ditetapkan untuk menguatkan kekayaan budaya di Indonesia.

Selain itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi turut memberikan anugerah kebudayaan kepada maestro seni tradisi kepada dua seniman yang telah mendedikasikan hidupnya bagi pelestarian budaya.

Penganugerahan itu di antaranya kepada Aisyah sebagai maestro seni tradisi bidang musik Kelintang Perunggu dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Abu Bakar sebagai maestro seni tradisi Krinok dari Rantau Pandan, Kabupaten Bungo.

“Keberadaan para maestro budaya menjadi teladan penting bagi generasi muda agar tetap mencintai dan melestarikan warisan leluhur. Kami berharap Jambi masih memiliki banyak potensi budaya dan maestro yang belum muncul ke permukaan, terutama dari wilayah pesisir. Insyaallah, tahun depan akan kami usulkan,” jelas Gubernur Jambi. I

Kirim Komentar
Baca Juga:  PFN Resmi Kerja Sama dengan Denny Siregar Production