RSUD Muda Sedia Pulihkan Layanan Kesehatan Masyarakat Aceh Tamiang

Pemerintah terus memaksimalkan pemulihan layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Aceh Tamiang hingga Kamis (8/1).

Banjir besar yang melanda wilayah ini pada akhir November 2025 sempat melumpuhkan hampir seluruh aktivitas rumah sakit, membuat layanan kesehatan tak mampu berjalan sebagaimana mestinya.

Genangan air setinggi hingga tiga meter, ditambah lumpur dengan ketebalan lebih dari 30 sentimeter, merendam seluruh bangunan rumah sakit.

Fasilitas medis, sarana penunjang, hingga prasarana vital mengalami kerusakan berat, bahkan peralatan penting seperti mobil ambulans tak lagi dapat digunakan untuk melayani masyarakat setelah banjir surut.

Menghadapi kondisi tersebut, berbagai unsur bergerak bersama. Personel TNI, Polri, relawan, dan masyarakat bahu-membahu membersihkan puing serta lumpur yang menutupi area rumah sakit.

Di saat yang sama, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang, dan relawan kesehatan mulai melengkapi kembali peralatan layanan medis agar rumah sakit dapat segera difungsikan.

Guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan selama masa tanggap darurat, Kementerian Kesehatan menurunkan ratusan relawan dari berbagai latar belakang profesi.

Di Aceh Tamiang, relawan tersebut terdiri dari 125 dokter spesialis, 220 dokter umum dan dokter gigi, 67 apoteker, 312 bidan dan perawat, 117 tenaga medis lainnya, serta 123 tenaga nonmedis.

Tidak hanya bertugas di RSUD Muda Sedia, para relawan ini juga disebar ke fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan hingga desa.

Mereka memberikan layanan mulai dari pemeriksaan kesehatan umum hingga penanganan kasus gawat darurat, menjangkau masyarakat yang masih terdampak langsung oleh bencana.

Secara perlahan, RSUD Muda Sedia mulai bangkit. Sejak 9 Desember 2025, layanan kesehatan kepada masyarakat kembali dibuka meski masih dalam kondisi terbatas.

Baca Juga:  BNPB Optimalkan Jalur Darat Kirim 14,78 Ton Bantuan Logistik ke Aceh

Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk sementara juga difungsikan untuk rawat inap untuk pasien dengan kondisi medis ringan.

Sejumlah ruang rawat inap lainnya dipakai untuk memberikan layanan kesehatan dengan tingkatan keluhan medis pasien yang membutuhkan penanganan khusus.

Selain itu, satu ruangan khusus telah difungsikan untuk penanganan bedah minor dan persalinan.

Seiring dengan waktu, kualitas dan cakupan layanan terus membaik, sejalan dengan perbaikan sarana dan prasarana yang dilakukan secara bertahap oleh berbagai lintas sektor.

Pemulihan RSUD Muda Sedia bukan sekadar membangun kembali gedung dan fasilitas, melainkan menghidupkan kembali harapan warga Aceh Tamiang untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.I

Kirim Komentar