Ada 11 Daerah Terdampak Banjir Sumatra Masih Perlu Perhatian

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sudah ada 37 kabupaten/kota di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat, yang telah kembali normal pascabencana banjir dan longsor besar.

Namun, kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, masih ada 11 daerah yang memerlukan perhatian ekstra.

Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra ini menjelaskan bahwa di tiga provinsi itu terdapat 52 daerah yang terdampak bencana.

“Yang sudah kembali normal dari 52 itu ada 37 normal,” kata Mendagri Tito dalam konferensi pers di Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Dia menambahkan, sebanyak empat daerah sudah kategori mendekati dan 11 lainnya masih perlu atensi khusus.

“Yang mendekati normal lebih kurang ada 4, dan yang memerlukan atensi khusus ada 11,” ungkapnya.

Mendagri menegaskan bahwa pemerintah akan bekerja keras untuk memulihkan setiap daerah terdampak.

Dari 37 daerah yang sudah kembali normal, lanjutnya, proses pemulihan di Sumatera sudah mencapai angka sekitar 70%.

“Sebanyak 37 ini kalau kita presentasikan ya lebih kurang hampir 70% kabupaten kota,” tutur Tito.

Berdasarkan data, sebanyak 16 daerah di Sumatra Barat (Sumbar) terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Dari jumlah tersebut, sudah ada 12 daerah yang kembali beraktivitas normal, sedangkan dua daerah sudah mendekati normal dan dua lainnya memerlukan atensi khusus.

Dua daerah yang mendekati normal atau masih ada masalah yang perlu diselesaikan, yakni Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Pesisir Selatan.

“Perlu mendapat atensi khusus karena masih ada banyak masalah di situ ada dua, yaitu Kabupaten Agam dan Kabupaten Padang Pariaman, terutama masalah pengungsian kemudian masalah sekolah dan lain – lain,” jelasnya.

Di Sumatra Utara (Sumut) terdapat 18 daerah terdampak bencana dan sebanyak 15 daerah di antaranya sudah normal.

Baca Juga:  Sebanyak Delapan Kecamatan Terdampak Banjir di Kabupaten Aceh Tenggara

Di Sumut, masih ada satu daerah yang sudah mendekati normal, yaitu Tapanuli Selatan dan dua daerah di Tapanuli Tengah, serta Tapanuli Utara masih perlu perhatian khusus.

“Yang perlu atensi khusus ada dua, yaitu di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara,” kata Mendagri.

Di Aceh terdapat 18 kabupaten/kota yang terdampak bencana dan dari angka tersebut, ada 10 daerah yang sudah kembali normal aktivitasnya.

Sementara itu, ada dua daerah di Bener Meriah dan Gayo Luwes sudah mulai mendekati normal, tapi masih ada beberapa daerah yang memerlukan atensi khusus.

“Ada beberapa daerah yang perlu atensi khusus, yaitu Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, kemudian Pidie Jaya, Bireun, Aceh Tengah. Ini menjadi atensi kita yang paling utama. Meskipun Gayo Luwes juga ingin masuk yang atensi. Enggak apa – apa nanti kita akan berikan atensi,” jelas Mendagri. I

 

Kirim Komentar