Laporan Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air pada 17 Februari 2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Laporan kejadian bencana dihimpun sejak Senin (16/2) hingga Selasa (17/2) pukul 07.00 WIB.

Banjir akibat arus air dari hulu menyebabkan luapan pada drainase di Desa Sandue, Kecamatan Sanggar pada Minggu (15/2).

Luapan air merendam 32 unit rumah warga dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter (cm).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima bersama tim gabungan melakukan pendataan di lokasi kejadian dan dilaporkan per Senin (16/2) banjir telah surut.

Hujan lebat memicu peningkatan debit air Sungai Wrati dan Rejoso yang menyebabkan banjir di Kecamatan Gempol, Beji, Bangil dan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (14/2).

Tercatat sebanyak 2.880 unit rumah terdampak kejadian ini. BPBD Kabupaten Pasuruan bersama instansi setempat mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Berdasarkan pemantauan tim di lapangan, per Senin (16/2), banjir masih menggenangi wilayah terdampak dengan ketinggian air bervariasi.

Peristiwa serupa terjadi di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (15/2).

Hujan dengan intensitas tinggi memicu peningkatan muka air di Kali Rambut sehingga luapan air merendam Desa Tambakrejo, Bojongnangka, Wanamulya dan Lawangrejo di Kecamatan Pemalang.

Dilaporkan sebanyak 1.445 unit rumah, 3 unit fasilitas umum, 13 unit fasilitas pendidikan, 7 unit fasilitas ibadah dan 1 unit pabrik terdampak banjir.

BPBD Kabupaten Pemalang mengerahkan perahu karet untuk mobilisasi warga.

Hasil pemantauan di lokasi kejadian, pada Senin (16/2) intensitas hujan menurun dan banjir berangsur surut.

Masih di wilayah Jawa Tengah, luapan Sungai Cacaban yang dipicu hujan lebat turut menyebabkan banjir di Kecamatan Kramat dan Suradadi di Kabupaten Tegal, Senin (16/2).

Dilaporkan 1 unit rumah rusak berat dan 1 orang mengalami luka ringan. Tim gabungan telah melarikan korban luka ke puskesmas terdekat.

Baca Juga:  Banjir Bandang Terjang Kabupaten Bima Hingga Enam Orang Hanyut

Sebanyak 896 unit rumah terdampak akibat kejadian ini. BPBD Kabupaten Tegal bersama dinas terkait mendirikan dapur umum dan mendistribusikan bantuan kebutuhan dasar kepada warga terdampak.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, banjir telah surut pada hari yang sama.

Berdasarkan prakiraan potensi cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang pada periode 17 hingga 19 Februari 2026.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dengan memantau prakiraan cuaca secara berkala, memelihara saluran drainase dan menyiapkan rencana evakuasi jika hujan lebat mengguyur wilayah lebih dari satu jam dan membatasi jarak pandang.

Pemerintah daerah bersama BPBD diimbau untuk memastikan kesiapan personel, peralatan dan jalur evakuasi agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi apabila terjadi kondisi kedaruratan di lapangan. I

Kirim Komentar