Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda utama Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi – Fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Padang Tahun Anggaran 2025.
Pada rapat tersebut, DPRD secara resmi menyatakan persetujuannya terhadap LKPJ. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Muharlion didampingi jajaran Wakil Ketua.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Maigus Nasir, Penjabat Sekretaris Daerah, pimpinan BUMN/BUMD, dan tokoh masyarakat, seperti LKAAM, serta MUI.
Ketua DPRD Muharlion menyampaikan bahwa rapat telah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Tata Tertib DPRD Kota Padang.
Dari total 45 anggota dewan, sebanyak 27 anggota telah hadir dan menandatangani daftar hadir.
Dia menjelaskan bahwa agenda hari ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian LKPJ oleh Wali Kota pada 6 Maret 2026.
Selama prosesnya, Pansus 1, 2, 3, dan 4 telah bekerja maraton melalui rapat internal, kunjungan kerja hingga pembahasan intensif bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Agenda utama sidang mendengarkan laporan hasil pembahasan yang disampaikan oleh Juru Bicara Gabungan Pansus H. Iskandar.
Laporan tersebut merangkum catatan kritis, apresiasi dan rekomendasi dari seluruh fraksi di DPRD terhadap kinerja pemerintah kota sepanjang tahun 2025.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi setinggi – tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan, khususnya tim Pansus, yang telah membedah LKPJ secara multidimensi.
”Masukan dan tanggapan yang telah diberikan akan kami jadikan bahan evaluasi guna perbaikan kinerja Pemerintah Kota Padang ke depan. LKPJ ini bukan hanya laporan formalitas, melainkan alat ukur untuk perencanaan kebijakan pada tahun anggaran berikutnya,” tuturnya.
Fadly juga mengakui bahwa pembangunan di tahun 2025 masih memiliki ruang untuk perbaikan dan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan legislatif agar program kerja yang direncanakan dapat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. I






