Sumbar – India Jajaki Kerja Sama Strategis

Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorthy di Istana Gubernuran, belum lama ini.

Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama antara Sumatra Barat dan India, mulai dari investasi hilirisasi gambir, kesehatan, pendidikan, energi terbarukan hingga penguatan hubungan budaya.

Mahyeldi menyebutkan, pertemuan itu merupakan tindak lanjut komunikasi yang telah terjalin beberapa tahun terakhir antara Sumbar dan India, termasuk saat dia berkunjung ke Chennai dan Bihar untuk mempelajari pengentasan kemiskinan dan peluang kerja sama.

“India merupakan pasar terbesar gambir Sumbar. Oleh karena itu, kita berharap pengusaha India dapat berinvestasi dalam pengembangan industri hilir gambir di daerah. Ini akan membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga menawarkan kawasan Padang Industrial Park sebagai lokasi potensial investasi bagi investor India.

Selain sektor investasi, kedua pihak turut membahas peluang kerja sama kesehatan dan pendidikan.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, India membuka kesempatan pelatihan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar melalui program kursus jangka pendek, khususnya di bidang kesehatan dan pengentasan kemiskinan.

“India cukup maju di sektor kesehatan, termasuk pengembangan obat – obatan dan tenaga medis. Tadi juga dibahas peluang kerja sama rumah sakit dan obat – obatan dengan biaya lebih terjangkau,” katanya.

Di bidang budaya dan pariwisata, Pemprov Sumbar juga mendorong kolaborasi melalui event budaya Serak Gulo yang rutin digelar di Kota Padang setiap Desember, bahkan Gubernur mengundang Dubes India untuk hadir bersama rombongan seni dan budaya India.

“Kita ingin mengolaborasikan budaya Serak Gulo dengan budaya India agar festival ini semakin besar dan menarik,” tuturnya.

Baca Juga:  Kolaborasi Kementerian P2MI dan Pemprov Banten Sosialisasikan Peluang Kerja ke Luar Negeri

Mahyeldi berharap hubungan Sumbar dan India ke depan dapat berkembang menjadi kerja sama sister province dengan salah satu provinsi di India, baik di sektor perdagangan, pariwisata maupun bidang lainnya.

Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorthy mengaku terkesan dengan sambutan Pemerintah Provinsi Sumbar dan potensi yang dimiliki daerah tersebut.

“Sumatra Barat memiliki peluang besar untuk kerja sama ekonomi. Anda adalah produsen gambir terbesar di dunia, sedangkan India merupakan konsumen katekin terbesar yang dihasilkan dari gambir,” ujarnya.

Selain hilirisasi gambir, India juga membuka peluang investasi di sektor energi terbarukan dan kesehatan, termasuk kerja sama pendidikan antara Universitas Andalas dengan sejumlah universitas di India.

“Kami juga menawarkan program beasiswa dan pelatihan bagi pejabat Pemprov Sumbar. Banyak peluang kerja sama yang sudah dibahas, tinggal bagaimana menindaklanjutinya,” kata Sandeep. I

 

Kirim Komentar