Magang Nasional Kemnaker 2026 Dibuka Juli dengan Kuota 150.000 Orang

Pendaftaran Magang Nasional 2026 segera dibuka Juli mendatang dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan kuota ditambah menjadi 150.000 peserta.

Magang Nasional adalah program Kemnaker untuk fresh graduate lulusan jenjang diploma dan sarjana.

Pemagang akan mendapatkan pengalaman kerja profesional serta tunjangan magang seharga upah minimum kuota atau provinsi.

Dalam Instagram resminya @kemnaker, Kemnaker mengimbau peminat untuk menyiapkan akun SIAPkerja sebelum pendaftaran dibuka, yang nantinya, akun ini digunakan untuk mendaftar Magang Kemnaker.

Pastikan data diri di akun SIAPkerja lengkap dan sesuai dengan data asli, kemudian gunakan email dan nomor telepon seluler yang masih aktif.

Akses akun SIAPkerja dalam laman https://account.kemnaker.go.id/register.

Mengenai syarat Magang Nasional 2026 berdasarkan gelombang sebelumnya adalah sebagai berikut:

  • Lulusan perguruan tinggi program sarjana Strata 1 (S1) dan Diploma 3 (D3).
  • Fresh graduate atau maksimal satu tahun setelah kelulusan.
  • Mampu mengikuti magang selama enam bulan.
  • Tidak ada batas usia.

Mengenai gaji Magang Nasional akan mengikuti Upah Minimum Kabupaten/Upah Minimum Provinsi (UMK/UMP) terbaru.

Dikutip dari unggahan Instagram @kemnaker, besaran gaji Magang Nasional di setiap daerah adalah sebagai berikut:

  • Aceh: Rp 932.552.
  • Sumatera Utara: Rp 228.949.
  • Sumatera Barat: Rp 3.182.955.
  • Riau: Rp 3.780.495.
  • Jambi: Rp 3.471.497.
  • Sumatera Selatan: Rp 3.942.963.
  • Bengkulu: Rp 2.827.250.
  • Lampung: Rp 3.047.734.
  • Bangka Belitung: Rp 4.035.000.
  • Kepulauan Riau: Rp 3.879.520.
  • DKI Jakarta: Rp 5.729.876.
  • Jawa Barat: Rp 2.317.601.
  • Jawa Tengah: Rp 2.327.386,07.
  • DI Yogyakarta: Rp 2.417.495.
  • Jawa Timur: Rp 2.446.880.
  • Banten: Rp 3.100.881,40.
  • Bali: Rp 3.207.459.
  • Nusa Tenggara Barat: Rp 2.673.861.
  • Nusa Tenggara Timur: Rp 2.455.898.
  • Kalimantan Barat: Rp 3.054.552.
  • Kalimantan Tengah: Rp 3.686.138.
  • Kalimantan Selatan: Rp 3.725.000.
  • Kalimantan Timur: Rp 3.762.431.
  • Kalimantan Utara: Rp 3.775.243.
  • Sulawesi Utara: Rp 4.002.630.
  • Sulawesi Tengah: Rp 3.179.565.
  • Sulawesi Selatan: Rp 3.921.088.
  • Sulawesi Tenggara: Rp 3.306.496,18.
  • Gorontalo: Rp 3.405.144.
  • Sulawesi Barat: Rp 3.315.934.
  • Maluku: Rp 3.334.490.
  • Maluku Utara: Rp 3.510.240.
  • Papua Barat: Rp 3.841.000.
  • Papua: Rp 4.436.283.
  • Papua Tengah: Rp 4.285.848.
  • Papua Pegunungan: Rp 4.508.714.
  • Papua Selatan: Rp 4.508.100.
  • Papua Barat Daya: Rp 3.766.000. I
Baca Juga:  Erick Thohir Tunjuk Eks Bupati Tangerang Jadi Manajer Timnas U-17 dan U-20

 

Kirim Komentar