Pemkab Garut Dorong Inklusi Keuangan Syariah Perkuat Ekonomi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Garut mendorong penguatan inklusi keuangan syariah untuk memperluas akses layanan keuangan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana pada kegiatan School of Syariah dan Program EPIKS.

Nurdin Yana mengatakan Kabupaten Garut memiliki potensi besar mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Jawa Barat.

Potensi tersebut didukung sektor pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pesantren, serta komunitas keagamaan.

Ia juga mendorong pengembangan agen Laku Pandai hingga tingkat desa untuk memperluas layanan keuangan formal.

“Program ini menjadi langkah yang strategis dalam kerangka memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan literasi keuangan syariah dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) M. Ismail Riyadi menjelaskan pentingnya literasi keuangan.

Ia mengatakan Program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) dikembangkan melalui kolaborasi OJK dan KNEKS.

“Hari ini tentu saja hari yang membahagiakan buat kami di OJK bersama juga dengan KNEKS,” katanya.

Sekretaris Umum PP Persis Haris Muslim menyebut jaringan Persatuan Islam memiliki potensi besar mendukung pengembangan ekonomi umat.

Ia mengatakan Persatuan Islam memiliki lebih dari 500 lembaga pendidikan dan jutaan anggota di berbagai daerah.

Ketua PD Persis Kabupaten Garut Gun Gun Abdul Basit menilai penguatan ekonomi menjadi bagian penting dalam dakwah organisasi.

Kegiatan tersebut diharapkan memperluas literasi keuangan syariah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat Kabupaten Garut. I

 

Kirim Komentar
Baca Juga:  Satgas PRR Percepat Pemulihan Ekonomi Penyintas dan Mitigasi Bencana Susulan