Maroko Akan Jadi Pintu Gerbang Afrika untuk Indonesia

Pemerintah Indonesia dan Maroko mengadakan pertemuan guna membahas penguatan kerja sama sektor industri kedua negara.

Maka dari itu, Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menerima kunjungan Wakil Menteri yang membidangi Perdagangan Luar Negeri Maroko Omar Hejira bersama delegasi untuk membahas penguatan kerja sama Industri antara Indonesia dan Maroko.

“Pertemuan ini penting untuk memperkuat hubungan bilateral, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di sektor industri. Bahkan, Maroko dapat menjadi mitra strategis sebagai pintu masuk perluasan akses pasar ke kawasan Afrika dan Eropa,” jelas Wamenperin Riza.

Dia menjelaskan bahwa Indonesia dan Maroko sepakat memperkuat kerja sama industri, dorong hilirisasi, investasi, sertifikasi halal dan rantai pasok global yang lebih kompetitif.

“Dalam pertemuan tersebut, kami membahas berbagai peluang kolaborasi, mulai dari implementasi Mutual Recognition Agreement (MRA), sertifikasi halal, pembentukan Indonesia – Morocco Halal Industry Working Group hingga pengembangan investasi di kawasan industri halal,” tutur Wamenperin Riza.

Selain itu, dia menambahkan, kedua negara juga menjajaki kerja sama pada sektor otomotif, energi terbarukan, industri kimia, pupuk dan farmasi, termasuk penguatan rantai pasok halal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan riset dan inovasi industri yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara.

“Kementerian Perindustrian akan terus mendorong dan menindaklanjuti secara konkret agar kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi kedua Negara,” tutur Wamenperin Riza.

Kementerian Perindustrian juga mengundang Maroko untuk berpartisipasi dalam Halal Indo 2026 sebagai wadah mempertemukan investor, pelaku usaha dan pemangku kepentingan industri halal.

“Melalui sinergi yang semakin erat, saya berharap Indonesia dan Maroko dapat membangun kemitraan industri yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat daya saing di pasar international,” kata Wamenperin Riza. I

Baca Juga:  Bertemu Para Duta Besar dan Organisasi Internasional Menhub Bahas Rencana Forum Sistem Transportasi Cerdas Asia Pasifik 2024

 

 

Kirim Komentar