Wali Kota (Wako) Padang Fadly Amran meninjau langsung kawasan Goa Kelelawar Padayo yang berlokasi di Kompleks PT Semen Padang, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan pada Sabtu (29/8).
Peninjauan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Padang Malvi Hendri, Kepala Dinas Pariwisata Yenni Yuliza, Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman, jajaran Pokdarwis, perwakilan PT Semen Padang, dan unsur terkait lainnya.
Fadly menilai, Goa Kelelawar Padayo menyimpan potensi luar biasa untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam berbasis edukasi geologi.
Pasalnya, selain keindahan panorama alam dan keberadaan empat spesies kelelawar aktif, formasi batuan di dalam goa ini terbilang sangat lengkap.
“Formasi – formasi batu ini cukup lengkap di sini. Ibaratnya tadi disebut textbook quality. Artinya, kita bisa belajar tentang cave opening dan berbagai formasi batuan yang kebanyakan bisa kita lihat di sini,” ujar Fadly.
Meski pengembangan sarana penunjang terus dipacu, Wali Kota menegaskan agar seluruh pihak senantiasa menjaga keseimbangan ekosistem dan keasrian habitat asli di dalam kawasan goa.
“Saya tadi menitipkan kepada Pokdarwis, pastikan setiap pembangunan yang dilakukan ke depan tetap menjaga kelestarian dan keasrian goa, serta tidak mengganggu habitat asli Goa Kelelawar ini,” ungkapnya.
Wako Padang berhadap mudah – mudahan Goa Kelelawar melalui Pokdarwis dapat terus mempertahankan keindahan alam yang luar biasa. “Ini sejalan dengan Program Unggulan kita, yaitu Jelajah Padang, yang berfokus pada pengembangan wisata.”
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza memaparkan bahwa sinergi pembenahan fisik kawasan telah bergulir sejak tahun 2025, mulai dari penerangan, pembuatan jalan hingga fasilitas pendukung seperti saung dan jalur minat khusus.
“Kita akan membenahi jalur di dalam kawasan goa. Selain itu, kawasan ini juga akan kita kembangkan untuk wisata minat khusus, seperti panjat tebing. Kemudian, juga akan dilakukan penataan saung, petunjuk arah, dan pemasangan CCTV. Di luar kawasan, direncanakan pembangunan camping ground,” tuturnya.
Lebih lanjut, Yenni menyebutkan bahwa Pemko Padang tengah mengupayakan pembukaan akses jalan baru independen agar nantinya pengunjung tidak lagi harus melintasi kawasan operasional PT Semen Padang.
“Lahan untuk pembukaan akses tersebut telah disiapkan. Selanjutnya, untuk anggaran pembangunan jalan akan kita upayakan bersama melalui kolaborasi dengan DPRD Kota Padang dan PT Semen Padang, sehingga akses ini nantinya dapat segera diwujudkan,” jelasnya. I






