Terjadi Gempa yang Guncang Kepulauan Seribu Jakarta dengan Magnitudo 6,5

Badan meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan pemutakhiran data gempa bumi yang menguncang Kepulauan Seribu di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta pada Sabtu (12/9/2026) dini hari.

Gempa bumi yang semula tercatat Magnitudo (M)5,9 diperbarui menjadi M6,5 dengan kedalaman laut 368 kilometer.

Menurut Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto, hasil analisi BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan M6,5 pada kedalaman 368 km.

Daftar wilayah – wilayah yang terkena getaran di antaranya:

  1. Skala IV Modified Mercalli Intensity (MMI)
  • Pandeglang, Lebak, Serang, Sukabumi, Cianjur, dan Tanggamus.
  1. Skala III MMI
  • Tangerang, Tanjung Priok, Kecamatan Nagrak, Kecamatan Kalapanunggal, dan Cilacap.
  1. Skala II-III MMI
  • Rancaekek, Lembang, Garut, Kota Bandung, Yogyakarta, Pacitan, Ponorogo, Kabupaten Malang, Kota Bangkullu, Sumur, Padang, Mentawai, Pariaman, dan Solok Selatan.

Getaran gempa dirasakan hingga sejumlah wilayah dari Sumatra Barat sampai demgan wilayah Jawa Timur, termasuk Pariaman, Padang, Mentawai, Yogyakarta, Pacitan, Ponorogo hingga Malang.

BMKG juga memastikan bahwa hasil pemodelan tsunami menunjukkan gempa M6,5 tersebut tidak berpotensi tsunami.

Wijayanto menjelaskan bahwa gempa itu terjadi karena aktivitas intraslab, yakni adanya aktivitas di dalam slab lempeng yang menunjam, dengan mekanisme sumber berupa pergerakan geser turun atau oblique normal.

“Episenternya berada di laut, sekitar 69 kilometer arah Timur Laut Kepulauan Seribu,” ungkapnya. I

 

 

 

 

Kirim Komentar
Baca Juga:  Pemerintah Resmikan 267 Posbankum