Laksanakan Aksi Bulan Keselamatan Transportasi dengan Ditjen Hubdat Luncurkan Aplikasi SUMBA

Sejalan dengan pencanangan Bulan Keselamatan Transportasi pada peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melakukan aksi melalui peluncuran aplikasi e-manifest Surat Muatan Barang atau SUMBA.

Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Aan Suhanan, keselamatan bukanlah sekadar indikator kinerja, melainkan fondasi mutlak dari seluruh ekosistem perhubungan.

“Kita terus mendorong agar pemenuhan standar operasional fasilitas dan prasarana transportasi tidak lagi bersifat reaktif melainkan preventif dan terkalibrasi secara presisi,” jelasnya yang juga Ketua Panitia Pusat Penyelenggara Harhubnas tahun 2026 pada kegiatan Peringatan Harhubnas di Kantor Pusat Kemenhub.

Dia menegaskan, melalui pencanangan Bulan Keselamatan Transportasi ini dapat membangun gerakan bersama agar keselamatan tidak hanya menjadi urusan regulator dan operator, tetapi menjadi kesadaran kolektif seluruh masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi.

Menurut Menhub, masyarakat memiliki peran yang sangat penting melalui kepatuhan terhadap aturan, kedisiplinan, kewaspadaan dan kesadaran untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Keselamatan, lanjutnya, adalah tanggung jawab kita semua, sehingga keselamatan tidak hanya menjadi sebuah kewajiban, tetapi benar – benar tumbuh menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat.

“Pada hari ini juga bersamaan kami luncurkan e-manifest Surat Muatan Barang. Langkah ini menandai transformasi digital sektor logistik kita. Dengan sistem ini, bukan sekadar digitalisasi dokumen, melainkan upaya strategis untuk mengintegrasikan basis data pengiriman dengan jejaring data internal dan eksternal secara real-time,” ujarnya.

Dirjen Aan menyebutkan, melalui data yang semakin akurat dan terkoneksi, pemerintah akan memiliki landasan yang lebih kuat untuk melakukan pemantauan, pengawasan, evaluasi, serta penyusunan kebijakan angkutan barang di jalan secara lebih tepat sasaran.

“Ke depan, interkoneksi ini diharapkan mampu mendukung penataan pelaku usaha, kendaraan, muatan, dan pola pergerakan angkutan barang, sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan dan operasional. SUMBA kita harapkan menjadi bagian penting  dalam mewujudkan tata kelola angkutan barang  yang lebih transparan, efisien dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga:  Provider XL dan Smart Resmi Merger Hari Ini

Pada kesempatan yang sama, dia juga melaporkan rangkaian kegiatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2026 telah dilaksanakan sejak 10 September 2026.

Kegiatannya meliputi Pengabdian Dosen pada Masyarakat, aksi kemanusiaan Donor Darah, Gerakan Bersih – Bersih Lingkungan Kantor dan Tempat Ibadah secara serentak dari kantor pusat hingga di seluruh kantor Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kemenhub.

Selain itu, Kemenhub juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada insan dan mitra transportasi yang berprestasi dan berdedikasi dengan kategori antara lain Insan dan Pejuang Transportasi Berprestasi, Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Nasional, Terminal dan UPPKB Berbasis Green and Smart, serta Mitra Pejuang Transportasi.

“Perayaan Harhubnas bukan sekadar perayaan seremonial, tapi sebuah momentum konsolidasi kinerja dan transformasi layanan. Kami mengapresiasi seluruh penerima penghargaan dan seluruh kinerja insan transportasi yang telah mengabdi tanpa lelah. Kami berharap kita semua terus semangat untuk terus memajukan transportasi Indonesia di masa depan,” tutur Dirjen Aan. I

Kirim Komentar