Apmiso Jadi Motor Penguatan Pedagang Mi dan Bakso

Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya peran asosiasi pengusaha UMKM dalam memperkecil kesenjangan ekonomi antarskala usaha sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha rakyat.

Dia mengatakan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Pengusaha Mi dan Bakso (Apmiso) Provinsi Jakarta pada ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026 di Jakarta.

“Visi besar Presiden adalah mewujudkan keadilan ekonomi dan sosial. Bentuk konkretnya adalah menjaga disparitas antara Usaha Mikro, Kecil dan Menengah agar tidak terlalu tinggi,” ujarnya.

Menteri Maman menuturkan, para pedagang mi dan bakso akan memiliki kekuatan usaha yang lebih besar apabila tergabung dalam wadah organisasi yang solid.

“Kehadiran asosiasi dinilai mampu memperluas kemitraan usaha, sekaligus mempermudah akses pembiayaan bagi para pengusaha UMKM,” ungkapnya.

Dia mencontohkan, kolaborasi Apmiso dengan lembaga perbankan penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dinilai dapat membuka akses permodalan lebih luas bagi para pedagang, sehingga mendorong peningkatan kapasitas dan pertumbuhan usaha.

Selain memperkuat akses pembiayaan, katanya, keberadaan asosiasi juga dinilai penting sebagai jembatan komunikasi antara pengusaha UMKM dan pemerintah.

Dengan demikian, Menteri Maman menegaskan, kebijakan yang dihasilkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan serta kondisi nyata di lapangan.

“Kolaborasi positif antara Apmiso, perbankan, dan koperasi seharusnya bisa menghasilkan akselerasi pertumbuhan dan percepatan peningkatan ekonomi usaha pedagang – pedagang mi ayam dan bakso,” jelasnya.

Menteri Maman menegaskan, komunikasi yang terbangun dengan baik antara pemerintah dan pengusaha UMKM melalui asosiasi usaha akan menghasilkan kebijakan yang semakin progresif, konkret dan tepat sasaran untuk mendukung tumbuh kembang UMKM nasional.

“Kehadiran asosiasi usaha, seperti Apmiso menjadi ujung tombak untuk menduniakan bakso dan mi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan, sekaligus Pembina Apmiso Dudung Abdurachman menekankan pentingnya kolaborasi antara para pedagang mi dan bakso dengan kementerian, serta lembaga terkait agar tercipta kekuatan bersama dalam mendorong pemberdayaan dan kemajuan UMKM.

Menurut Dudung, kehadiran asosiasi seperti Apmiso dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan yang kerap dihadapi pedagang dalam menjalankan usaha mereka.

“Saya berharap pengurus asosiasi ini bisa menampung dan menyampaikan aspirasi dari para pedagang mi dan bakso,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Maman bersama Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono turut menghadiri pelantikan Ketua DPW Apmiso Provinsi Jakarta periode 2026 – 2031 Iskandar, beserta jajaran pengurus asosiasi. I

 

Kirim Komentar