Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11%

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, perekonomian Indonesia masih mengalami pertumbuhan sebesar 5,11% pada Kuartal I/2024.

Pertumbuhan ini disebutnya positif di tengah situasi berbagai negara yang mengalami krisis keuangan dan ekonomi, sehingga situasi ekonomi Indonesia saat ini perlu disyukuri.

“Kita patut bersyukur bahwa negara kita mampu bertahan dari hambatan-hambatan, tantangan-tantangan yang ada, dan ekonomi kita masih tumbuh 5,11 persen di kuartal pertama tahun 2024,” ujarnya saat di acara peresmian pembukaan Rapat Kerja Nasional XVI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Tahun 2024 di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Menurut Kepala Negara, sangat sulit sekarang ini negara-negara bertahan dengan growth di atas 5%. “Coba nanti Bapak, Ibu cek negara lain angkanya seperti apa.”

Selain itu, Presiden juga menyebut angka inflasi nasional bisa dikendalikan pada kisaran 2,5% per Juni 2024.

Kepala Negara memuji capaian pengendali inflasi bisa terlaksana karena upaya dari para kepala daerah dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Inflasi yang bisa kita kendalikan terakhir di bulan Juni 2,5%. Inflasi kita berkat bapak ibu sekalian. Yang selalu rapat dengan Mendagri setiap hari Senin, rutin setiap minggu, tapi hasilnya ada,” tegasnya.

Terkait dengan angka inflasi ini, Jokowi kemudian menyinggung Turki dan Argentina yang disebutnya mengalami inflasi yang mengerikan.

Oleh karena itu, Presiden mengingatkan bahwa ke depannya kompetisi antar negara di dunia bukan lagi antara negara besar dan negara kecil.

Namun, negara yang cepat dengan negara lamban dan kecepatan bisa diukur dari pelayanan kepada masyarakat maupun mobilitas barang dan orang.

“Negara cepat yang akan kalahkan negara lambat dan kita ingin menjadi negara cepat itu, dalam pelayanan publik, dalam mobilitas barang dan orang, kita inginkan itu,” kata Jokowi. I

Baca Juga:  Mendagri Minta Jaga Inflasi dan Posisi Indonesia di Tingkat Global

 

Kirim Komentar