Gubernur Gorontalo Minta Dukungan Kemenhub untuk Layanan Transportasi PENAS XVII

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengharapkan dukungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk penyediaan layanan kendaraan bus dan penambahan penerbangan guna mendukung kelancaran Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS) XVII.

Hal itu diutarakan pada saat pertemuan dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, yang didampingi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman Laisa dan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Mas’ud di Jakarta, baru – baru ini.

Provinsi Gorontalo ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan PENAS XVII yang akan berlangsung pada 20 – 25 Juni 2026 dengan rencan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan data, PENAS XVII akan dihadiri oleh kontingen dari 38 provinsi dengan jumlah peserta kurang lebih 30.000 orang.

Para peserta akan menginap di rumah penduduk dengan radius kurang lebih tujuh kilometer dari pusat kegiatan.

Maka dari itu, Gubernur Gusnar bermohon kepada Menteri Perhubungan untuk dukungan layanan kendaraan bus sejumlah 40 unit untuk melayani para peserta dari pemondokan ke lokasi kegiatan.

“Termasuk juga dukungan untuk penambahan extra flight dari dan ke Gorontalo untuk melayani penerbangan para peserta dari berbagai daerah,” jelas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo Jamal Nganro.

Permohonan Gubernur Gusnar mendapat respon baik dari Menhub Dudy dan menginstruksikan Direktorat Perhubungan Darat untuk mendatangkan bus dari daerah terdekat jika di Gorontalo tidak mencukupi.

Sementara itu, untuk penambahan penerbangan, Menhub menugaskan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Udara untuk menyampaikan kepada seluruh maskapai agar menyukseskan PENAS XVII di Gorontalo.

Hadir mendampingi Gubernur Gusnar pada pertemuan itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, Kepala Dinas Perhubungan Sagita Wartabone, Staf Khusus Bidang Infrastruktur dan Pariwisata Bonny Ointu. I

Baca Juga:  BPBD Jabar Gerak Cepat Tangani Bencana Longsor di Jatinangor

 

 

Kirim Komentar