Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah akan kembali berjalan mulai Senin, 23 Februari 2026, setelah sempat dihentikan sementara.
Ketentuan pembagiannya selama Ramadan 1447 Hijriah telah diatur dalam Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 3 Tahun 2026.
Surat edaran setebal delapan halaman itu ditandatangani Kepala BGN Dadan Hindayana pada 12 Februari 2026 dan dipublikasikan melalui situs resmi BGN.
Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa distribusi MBG tidak dilakukan saat libur Imlek dan awal Ramadan, yakni pada 16 – 22 Februari 2026. Penyaluran kembali dilakukan serentak mulai 23 Februari 2026.
Selama bulan puasa, MBG tetap dibagikan seperti biasa di daerah yang mayoritas siswanya tidak menjalankan ibadah puasa.
Sementara itu, bagi siswa yang berpuasa di wilayah tersebut, makanan tidak dikonsumsi di sekolah, melainkan dibawa pulang dalam bentuk paket makanan kemasan sehat.
Paket ini merupakan makanan siap santap hasil produksi dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dikemas dalam tote bag khusus bukan makanan pabrikan Ultra-Processed Food (UPF).
Tote bag dibuat dalam dua warna berbeda, misalnya biru dan merah, agar memudahkan identifikasi distribusi antarperiode.
BGN juga memberikan panduan jenis makanan yang dibagikan selama Ramadan. Menu dianjurkan tidak mudah basi, tidak pedas dan aman dikonsumsi agar menghindari risiko keracunan.
Beberapa contoh menu yang direkomendasikan antara lain telur asin, abon, dendeng kering, kurma (opsional), dan makanan khas lokal lainnya.
Seluruhnya dikemas dalam paket makanan kemasan sehat MBG. Untuk sekolah berasrama muslim, penyajian makanan disesuaikan dengan waktu berbuka puasa.
Khusus Provinsi Aceh dan Sumatra Barat, pelaksanaan program dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah setempat dan menyesuaikan kearifan lokal, adat, serta aturan yang berlaku.
Menjelang akhir Ramadan, sekolah akan memasuki libur Idulfitri dan cuti bersama pada 18 – 24 Maret 2026.
Pada periode tersebut, MBG dapat dibagikan sekaligus untuk tiga hari dan disalurkan pada 17 Maret 2026.
Ada tiga alternatif mekanisme distribusi selama masa libur sekolah:
- SPPG mengantar MBG ke sekolah, lalu diambil oleh orangtua atau wali murid.
- Orangtua mengambil langsung di SPPG dengan jadwal Senin (Tahap I pukul 08.00 WIB dan tahap II pukul 11.00 WIB), serta Kamis pada jam yang sama.
- Pengantaran langsung (delivery) ke penerima atau titik kumpul yang disepakati bersama.
Dengan skema ini, program MBG tetap berjalan selama Ramadan, hanya saja penyesuaian dilakukan agar selaras dengan pelaksanaan ibadah puasa dan jadwal libur sekolah. I





