INTERNATIONAL WELLNESS TOURISM CONFERENCE AND FESTIVAL 2022 AKAN DIGELAR DI SOLO

Produk minyak atsiri sebagai salah satu produk kreatif wisata wellness. (Istimewa)
Bagikan Artikel

Kegiatan International Wellness Tourism Conference And Festival (IWTCF) 2022 akan digelar di Solo tidak hanya konferensi, tapi juga workshop, pameran, business matching, dan field trip.

Perhelatan yang bertema “Strategi Keberlanjutan untuk Pemulihan dan Pertumbuhan Pariwisata Dunia Melalui Wisata Kebugaran (Wellness Tourism) Untuk Semua” itu akan diadakan pada 5-7 Agustus 2022.

Media sosial Instagram milik Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, yakni gibran_rakabuming pada Selasa (10/5/2022) menyatakan, Kota Solo siap menjadi tuan rumah IWTCF yang mengesankan.

“Ragam destinasi wisata budayanya akan memberi pengalaman yang tidak terlupakan bagi para delegasi International Wellness Tourism Conference and Festival 2022,” ujarnya.

Masa transisi menuju endemi seperti ini, lanjut Gibran, akan menjadikan surga wisata kebugaran dan kesehatan sebagai komoditi yang menjanjikan, karena kegiatan ini akan mengajak para delegasi untuk melakukan “karya wisata” ke Kota Solo.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menunjuk Kota Solo, Jawa Tengah sebagai tuan rumah pelaksanaan IWTCF 2022.

Rencananya, perhelatan ini diselenggarakan selama dua hari di Alila Hotel Solo.

Direktur Wisata Minat Khusus Kemenparekraf Alexander Reyaan menyatakan, pemilihan Kota Solo sebagai tempat acara ini, karena memiliki kekayaan dan potensi wellness.

“Dipilih Kota Solo karena potensi wellness di Solo Raya memang sangat banyak dan berkomitmen Mas Wali dan Pemerintah Kota Solo jadi tuan rumah tempat perhelatan acara ini,” jelasnya di Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/4/2022).

Ajang beskala internasional ini rencananya dihadiri sekitar 400 peserta bisnis wellness, baik dari dalam maupun luar negeri.

Jadi, acara tersebut nanti ada conference, workshop, activation, dan bisnis matching antara pelaku bisnis wellness, serta nanti ada field trip (karyawisata) ke beberapa di spot-spot wellness.

“Kami menggandeng pelaku-pelaku wellness. Kan banyak itu ada spa, yoga, pernapasan, kecantikan. Mereka akan kita libatkan semua dalam event ini. Jadi ada pameran ada bisnis matching antara mereka,” tuturnya.

Pada acara tersebut, peserta akan diajak berkeliling ke spot wellness. Ada tiga kota pilihan yang dapat dikunjungi peserta dalam kegiatan karyawisata, yakni Solo, Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). I

 

 

Kirim Komentar

Bagikan Artikel