Pelaku usaha di Kanada mengungkapkan ketertarikannya untuk berinvestasi di Jawa Barat saat Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton mengunjungi Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan di Gedung Sate, Bandung.
Jess Dutton menyebutkan, pihaknya ingin terlebih dulu bertemu dengan pebisnis lokal untuk menjajaki peluang investasi.
Selain itu, mereka juga ingin berkolaborasi dengan mitra bantuan pendidikan (Development Assistance Partners) yang berbasis di Jawa Barat.
Dia pun berencana melakukan kuliah umum di Universitas Katolik Parahyangan Bandung.
Menanggapi hal tersebut, Erwan mengatakan, pihaknya membuka diri untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Kanada.
“Jabar dengan penduduk terbesar di Indonesia selalu membuka diri untuk kerja sama dengan negara sahabat termasuk Kanada,” ujarnya.
Erwan melihat banyak potensi kerja sama yang bisa dikembangkan selain investasi dan pendidikan, seperti di sektor teknologi, perdagangan, energi bersih maupun pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Kami berharap hubungan yang baik antara Jabar dan Kanada bisa terus ditingkatkan melalui berbagai kolaborasi yang saling menguntungkan,” ungkapnya.
Hubungan Jawa Barat dan Kanada sudah terjalin sejak dulu, dengan contoh keterlibatan aktif pengusaha Kanada dalam West Java Investment Summit (WJIS) pada sektor infrastruktur hijau, industri hilir dan energi terbarukan.
Selain itu, Bandung juga pernah menjadi tuan rumah perundingan Indonesia – Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) pada 2024, yang mempertegas posisi Jawa Barat sebagai lokasi strategis bagi diplomasi ekonomi kedua negara.
Adapun, Indonesia dan Kanada memulai hubungan diplomatik sejak adanya penandatanganan persetujuan masing – masing negara untuk membuka perwakilan diplomatik pada tahun 1952.
“Semoga kebersamaan yang terjalin hari ini semakin mempererat hubungan baik antara Jawa Barat dan Kanada,” jelas Erwan. I





