KEMENPAREKRAF APRESIASI LUNA GUITARWORKS PROMOSIKAN GITAR ASLI INDONESIA

Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno bersama dengan Founder Luna Guitarworks Tatag Bintara Yudha dalam acara "Weekly Brief with Sandi Uno" di Jakarta (28/11/2022). (dok. kemenparekraf)
Bagikan Artikel

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengapresiasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ekonomi kreatif Luna Guitarworks yang memproduksi gitar asli Indonesia.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, hal itu dikarenakan banyak respons positif dari pasar, tidak hanya dalam skala nasional tapi juga internasional.

“Saya memberi apresiasi kepada Luna Guitarworks yang telah mempromosikan gitar asli Indonesia ke dunia internasional. Ini menjadi bukti bahwa produk-produk asli Indonesia memiliki kualitas yang dapat bersaing secaa global,” katanya di acara Weekly Brief with Sandi Uno yang berlangsung secara hybrid, Senin (28/11/2022).

Sandiaga berharap yang sudah dilakukan oleh Luna Guitarworks dapat menginspirasi pelaku-pelaku ekraf lainnya untuk terus berkarya memajukan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Kemenparekraf akan terus mendukung dan mempromosikan berbagai produk ekonomi kreatif tanah air,” jelasnya.

Sandiaga menyatakan, Kemenparekraf akan terus mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk naik kelas dengan memanfaatkan teknologi dan mendorong promosi dengan memfasilitasi produk-produk ekonomi kreatif untuk ikut di ajang internasional.

“Selain itu, pelaku ekonomi kreatif biasa mengalami hambatan di perizinan, juga modal. Ini juga akan kita fasilitasi,” ungkapnya.

Luna Guitarworks digagas oleh Tatag Bintara Yudha sejak tahun 2016. Usaha ini dirintis berawal dari keresahannya karena di Indonesia pada saat itu belum banyak yang membuat gitar asli lokal.

Gitar yang diproduksi oleh Luna Guitarworks dibuat secara custom berdasarkan pesanan yang diterima dan secara handmade. Oleh karena itu, untuk proses pengerjaannya membutuhkan waktu selama dua bulan hingga satu tahun.

Hingga saat ini, pembeli dari Luna Guitarworks pun beragam. Mulai dari musisi gitaris dan bass, seperti Lilo KLa project, gitaris BIP, pemain bass Jazz Franky Sadikin, hingga beberapa pejabat di tanah air, seperti Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

Adapun pembeli lainnya datang dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, London, Kanada, Turki, hingga Jepang. Musisi luar negeri termasuk Jon Bodan dan gitaris Beyonce.

Direktur Kuliner, Kriya, Desain, dan Fesyen Kemenparekraf/Baparekraf, Yuke Sri Rahayu menjelaskan, pihaknya akan mendukung dan siap berkolaborasi dengan Luna Guitarworks. “Semoga kedepan kita bisa berkolaborasi.”

Sementara itu, Founder Luna Guitarworks Tatag Bintara Yudha mengapresiasi dukungan Kemenparekraf/Baparekraf dalam mempromosikan produk-produk ekonomi kreatif tanah air.

“Saya ingin suarakan bahwa produk anak bangsa adalah yang terbaik dan sudah ada market di luar negeri. Indonesia tidak kekurangan sumber daya, kita punya bargaining sebagai produk anak bangsa,” tuturnya. I

 

 

Kirim Komentar

Bagikan Artikel