Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menerima audiensi jajaran Polytron dan Indonesia Chip Design Collaborative Action (ICDEC) untuk berdiskusi terkait dengan potensi pengembangan industri semikonduktor dalam negeri.
“Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat komitmen bersama membangun kemandirian teknologi nasional di tengah dinamika persaingan global yang semakin kompetitif,” katanya di Jakarta.
Sebagai perusahaan anak bangsa, Wamenperin Riza menambahkan, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong Polytron dan ICDEC untuk berada di garda terdepan dalam pengembangan rantai pasok industri semikonduktor nasional, demi terciptanya ekosistem yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Menurutnya, langkah ini penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga mampu menghadirkan nilai tambah melalui inovasi dan produksi dalam negeri.
“Jadi, menuju produsen semikonduktor, Indonesia menyiapkan ekosistem hulu – hilir, sedangkan Polytron dan ICDEC siap memimpin pengembangan industri semikonduktor nasional, dengan turut membangun rantai pasok terintegrasi,” jelas Wamenperin Riza.
Dalam pertemuan tersebut turut dibahas potensi kerja sama bilateral, khususnya dalam pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas produksi dan penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM).
Penguasaan desain chip, pengembangan fasilitas produksi hingga kolaborasi riset dan pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun fondasi industri yang berdaya saing tinggi.
Kemenperin fokus memperkuat ekosistem industri semikonduktor nasional untuk mengurangi ketergantungan impor, dengan data menunjukkan impor meningkat dari US$2,33 miliar (2020) menjadi US$4,87 miliar (Januari – November 2025).
Roadmap 2026 menargetkan penguatan desain chip, SDM dan perakitan, didukung oleh keterlibatan 16 perguruan tinggi.
Kemenperin juga menetapkan Empat Pilar Utama, yakni Material, Desain, Fabrikasi dan Assembly, Testing and Packaging (ATP).
Mengenai pengembangan SDM dan desain, fokus awal pada chip design dan peningkatan kompetensi talenta lokal, termasuk melalui Integrated Circuit Design Education Center (ICDeC) di 16 perguruan tinggi.
“Kemenperin berupaya menjadikan Indonesia bagian dari rantai pasok global semikonduktor dengan memanfaatkan fondasi industri manufaktur yang sudah ada,” jelas Wamenperin Riza.






