KEMENTERIAN PUPR SELESAIKAN PEMBANGUNAN HUNTAP KAWASAN DUYU DAN SUDAH DIHUNI

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat mengunjungi Hunian Tetap (Huntap) di Kawasan Duyu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/8/2022). (dok. pu.go.id)
Bagikan Artikel

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah menyelesaikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Kawasan Duyu dan telah dihuni, sebagai upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah pada tahun 2018.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berpesan agar warga yang telah menempati Huntap untuk dapat menjaga dan merawatnya dengan baik.

“Mudah-mudahan Bapak/Ibu semua betah tinggal di sini. Mohon dijaga rumah dan lingkungannya. Tanami halaman rumah agar suasana rindang, sejuk dan nyaman,” ujarnya saat mengunjungi Kawasan Duyu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/8/2022).

Erwin, salah satu warga Huntap Duyu yang diajak berbincang oleh Menteri Basuk mengatakan, sangat bersyukur dengan bantuan rumah yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR.

“Dulu rumah saya di daerah Balaroa terkena likuifaksi. Hampir dua tahun lebih saya tinggal di tenda pengungsian sampai akhirnya saya dapat rumah di sini. Sangat bersyukur rumah nya bagus dan dapat posisi dengan pemandangan yang bagus juga,” tuturnya.

Senada dengan Erwin, Rival yang juga ditemui Menteri Basuki mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan Huntap. “Sekarang saya dengan keluarga bisa punya rumah kembali setelah hancur akibat gempa.”

Setelah menyelesaikan Huntap tahap pertama sebanyak 1.679 unit untuk masyarakat yang terdampak bencana gempa dan likuifaksi, Kementerian PUPR bersama Pemerintah Daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng) siap melanjutkan pembangunan hunian tetap (Huntap) Pascabencana Tahap 2A yang direncanakan sebanyak 712 unit dan diperkirakan selesai pada 20 Juli 2023.

Turut hadir dalam tinjauan tersebut, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Kementerian PUPR di Sulteng Arie Setiadi Moerwanto dan Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II Thomas Setiabudi Aden.

Selain itu, Direktur Operasi & Pemeliharaan SDA Adenan Rasjid, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Kementerian PUPR  Taufik, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sulteng Arief Syarif Hidayat, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tengah Sahabuddin, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi II Bakhtiar, dan Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Sulteng Ronny Adriandri. I

 

 


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here