Kementerian UMKM Gandeng Aprindo Perluas Pasar Produk UMKM

Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) untuk memasarkan produk pelaku usaha mikro kecil tersebut agar akses pasar semakin luas.

“Ini adalah bentuk apresiasi kepada usaha mikro kecil yang telah berproduksi dan tentunya kami bekerja sama dengan asosiasi pengusaha ritel,” kata Plt Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik usai membuka Kumitra di Teras Malioboro Yogyakarta.

Menurutnya, kerja sama dengan Aprindo tersebut akan dilakukan dalam satu tahun ke depan dengan harapan dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM di beberapa daerah untuk memasarkan produk ekonomi kreatif mereka.

“Untuk kerja samanya kita lakukan satu tahun dengan harapan nantinya UMKM – UMKM yang sudah punya produksi baik itu secara kualitas maupun kuantitas maupun kontinuitas sudah memenuhi persyaratan,” jelasnya.

Dengan langkah tersebut, dia menambahkan, harapannya dapat memberikan kemudahan terhadap masuknya produk UMKM di mitra ritel modern, yang bahkan dibebaskan biaya listing fee atau uang pangkal pendaftaran produk baru.

Nah, ini kita harapkan bisa menjadikan kemudahan dan insentif untuk UMKM kita mendapatkan akses pasar yang lebih luas lagi, beberapa lokasi atau daerah sudah dan sekarang kita ingin melakukan itu lebih luas lagi,” ungkapnya.

Komitmen kerja sama dengan Aprindo tersebut juga dikuatkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian UMKM di sela kegiatan pembukaan Kumitra tersebut.

“Itulah kenapa kami kerja sama dengan Aprindo yang mewadahi mitra secara nasional sekitar 500 mitra ritel modern yang ada di asosiasi dan kita harapkan ini bisa menjadi bagian dari bersama kita yang luas,” ungkapnya.

Kementerian UMKM juga menargetkan kemitraan dengan pasar ritel modern tersebut dapat menjangkau sebanyak banyaknya pelaku UMKM di Indonesia, mengingat sektor industri kecil juga menjadi perhatian pemerintahan Presiden Prabowo.

Baca Juga:  Kemendag Dorong Kemitraan Ritel dengan UMKM

“Kita berharap bisa sebanyak banyaknya, karena ini juga menjadi concern kita dan kita sudah melihat banyak tempat, apalagi Yogyakarta banyak sekali UMKM kita yang kreatif, produksi sudah ada, tinggal pasar yang lebih diperluas,” tuturnya. I

 

Kirim Komentar