Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub) melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung (BTP Bandung) telah lakukan uji coba pengoperasian pada Skybridge Bandung untuk menunjang aksesibilitas penumpang Kereta Cepat Whoosh yang akan menggunakan Kereta Api (KA) Feeder.
Uji coba ini dilakukan agar tidak terdapat penumpukan penumpang jelang Angkutan Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah.
Sebelumnya, penumpang Kereta Api (KA) Feeder menggunakan akses yang sama dengan penumpang KA Jarak Jauh.
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung Endang Setiawan menyatakan, jika uji coba pengoperasian ini bertujuan untuk memperlancar alur penumpang, sehingga tidak terpusat di satu titik saja.
Penggunaan Skybridge ini juga jauh lebih efektif dan efisien, lanjutnya, karena jarak penumpang ke KA Feeder jauh lebih dekat.
“Uji coba pengoperasian skybridge bandung ini merupakan wujud dukungan DJKA untuk operasional kereta cepat serta untuk meningkatkan layanan transportasi,” ujar Endang.
Kepala BTP Bandung menjelaskan bahwa pada 10 Maret 2026 aktivitas penumpang KA Feeder berpindah ke Hall Feeder Kereta Cepat di bagian Timur Stasiun Bandung,
“Untuk penumpang KA Feeder diharapkan dapat menyesuaikan akses naik turun dan ruang tunggu penumpang kedepannya, serta tidak datang ke stasiun terlalu dekat dengan waktu keberangkatan kereta,” tuturnya.
Endang menambahkan, jika uji coba pengoperasian ini sebagai bahan evaluasi kedepannya terutama dalam menghadapi Masa Angkutan Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah, dengan okupansi penumpang akan mengalami peningkatan.
DJKA selalu berkomitmen untuk mengedepankan kenyamanan dan keamanan penumpang kereta, serta mewujudkan transportasi yang inklusi bagi masyarakat. B






