Kunjungan Wisatawan Pantai Parangtritis Capai 50.000 Orang Selama Libur Lebaran

Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat lebih dari 50.000 orang telah berkunjung ke objek wisata kawasan Pantai Parangtritis selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Menurut Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Induk Parangtritis Rahmad Ridwanto, wisatawan itu berdasarkan penjualan tiket retribusi sejak Jumat (20/3/2026) sampai Selasa (24/3/2026) sore.

“Tingkat kunjungan ke Pantai Parangtritis terbanyak pada Senin, 23 Maret lalu dengan jumlah 19.848 orang, kemudian pada Minggu, 22 Maret 2026 dengan jumlah 15.327 orang,” ujarnya.

Dia menjelaskan, arus wisatawan yang hendak ke pantai selatan Bantul tersebut mulai terlihat sejak Jumat (20/3/2026) dengan 3.837 orang dan makin bertambah pada pada Sabtu (21/3/2026) sebanyak 4.339 orang.

“Untuk hari Selasa ini sampai dengan pukul 17.30 WIB sudah ada sekitar 10.000 pengunjung,” katanya.

Ridwanto menuturkan, Pantai Parangtritis yang menjadi satu kawasan dengan Pantai Depok selalu dipadati wisatawan berbagai daerah selama libur Lebaran, sehingga berbagai upaya pemerintah dilakukan di antaranya dengan mengoptimalkan pelayanan di loket retribusi.

“Dalam sehari selama libur Lebaran ini ada sebanyak 27 personel yang khusus penarik retribusi,” jelasnyanya.

Menurutnya, jumlah personel tersebut lebih banyak ketimbang hari libur biasa yang disiagakan sebanyak 20 orang per hari yang dibagi dalam dua shif, yaitu pagi dan siang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi menegaskan, jumlah pemungut retribusi di gerbang masuk wisata semua Pantai Selatan Bantul selama libur Lebaran mencapai 100 orang, bertambah dibandingkan dengan hari biasa sejumlah 40 orang.

“Selama masa liburan kita tingkatkan hampir tiga kali lipat, mereka diambil dari berbagai stakeholder dari kepolisian, koramil setempat, dinas perhubungan, satuan polisi pamong praja (Satpol PP) dan lintas sektor lainnya,” tuturnya.

Selain petugas di TPR, petugas kebersihan objek wisata selama libur Lebaran juga dioptimalkan, karena wisatawan hampir sepanjang hari memadati objek wisata dan juga berdampak pada sampah.

“Kalau petugas kebersihan biasanya hanya saat pagi, maka saat Lebaran kita usahakan sore atau siang juga tetap dimonitor kondisi kebersihan pantai,” ujarnya. I

 

Kirim Komentar