Maskapai penerbangan bertarif rendah yang merupakan anak perusahaan Singapore Airlines (SIA), Scoot mengumumkan peluncuran kampanye terbarunya di Indonesia, Sambal si Petualang.
Berkolaborasi dengan Martcellia Liunic (Liunic), seorang seniman visual berbasis di Jakarta yang dikenal dengan karya seni buatan tangan yang unik, imajinatif dan dapat dikenakan, kampanye ini merayakan budaya Indonesia melalui salah satu elemen penting dalam kuliner sehari – hari, yaitu sambal.
Bagi banyak masyarakat Indonesia, makan terasa belum lengkap tanpa sambal, sehingga Sambal si Petualang terinspirasi dari kebiasaan ini untuk membangun koneksi yang lebih dekat dengan masyarakat Indonesia, dengan mengajak pelanggan membawa cita rasa rumah dalam setiap perjalanan bersama maskapai Scoot.

Untuk mencerminkan semangat Scoot yang menyenangkan dan bebas, tiga aksesori perjalanan dengan desain unik dan dilengkapi kantong resleting diciptakan bersama Liunic, sehingga pelanggan dapat membawa sambal kemasan saat bepergian.
Terinspirasi oleh kecintaannya pada perjalanan, Liunic merancang tiga aksesori perjalanan edisi terbatas yang diberi nama Captain Sambal, Travelling Chili dan Carry-on Buddy.
Aksesori perjalanan edisi terbatas ini akan dikemas dalam konsep blind box dan dapat ditukarkan oleh pelanggan Scoot di beberapa bandara di Indonesia, seperti di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Kualanamu Medan, Bandara Juanda Surabaya, dan Yogyakarta International Airports (YIA).
Pelanggan penerbangan maskapai Scoot yang berangkat dari bandara – bandara tersebut dapat menukarkan blind box dengan menunjukkan boarding pass di lokasi yang telah ditentukan pada periode berikut:
- Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta: 14 Mei 2026 – 10 Juni 2026.
- Bandara Internasional Juanda, Surabaya: 18 Juni 2026 – 24 Juni 2026.
- Bandara Internasional Yogyakarta: 18 Juni 2026 – 24 Juni 2026.
- Bandara Internasional Kualanamu, Medan: 25 Juni 2026 – 8 Juli 2026.
Menurut Chief Commercial Officer Scoot Calvin Chan, kampanye Sambal si Petualang merupakan perayaan kekayaan warisan kuliner Indonesia yang dirancang untuk menghadirkan rasa nyaman bagi pelanggan dari Indonesia, sehingga mereka tetap dapat merasakan cita rasa rumah ke mana pun mereka bepergian.
“Di Scoot, kami percaya bahwa perjalanan adalah tentang menemukan hal baru secara spontan, membangun koneksi dan menciptakan momen berkesan,” jelasnya.

Oleh karena itu, Calvin menambahkan, manajemen maskapai Scoot sangat antusias bekerja sama dengan seniman visual Indonesia, Liunic untuk menghadirkan elemen yang akrab menjadi teman perjalanan yang menyenangkan bagi pelanggan.
“Indonesia selalu menjadi pasar penting bagi Scoot dan kampanye ini akan hadir di beberapa destinasi Scoot di Indonesia termasuk Jakarta, Medan, Surabaya dan Yogyakarta, untuk memperkaya pengalaman perjalanan lebih banyak pelanggan kami,” jelasnya.
Seniman Visual Liunic mengatakan, dirinya merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan maskapai Scoot untuk mewujudkan kampanye Sambal si Petualang.
Sebagai orang Indonesia dan pecinta sambal, lanjutnya, kolaborasi ini menjadi sangat bermakna, karena mengubah sesuatu yang dekat dengan keseharian menjadi sesuatu yang menyenangkan, sekaligus fungsional.
“Saya berharap aksesori perjalanan ini dapat membawa kebahagiaan tambahan dalam setiap perjalanan bersama Scoot,” tuturnya.
Saat ini, maskapai Scoot melayani penerbangan ke 16 kota di Indonesia, termasuk Belitung yang baru saja diluncurkan.
Dengan rencana peluncuran Pontianak pada Juni 2026, maskapai Scoot akan melayani total 17 destinasi di Indonesia. I






