Presiden Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjadi Ketua Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi Pascabencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar).
Sebagai pemimpin satgas, Mendagri Tito akan berfokus pada bencana di Sumatra, yakni di 52 kabupaten/kota yang tersebar pada tiga provinsi.
Dalam memimpin satgas ini, Tito Karnavian akan didampingi Kepala Staf Umum TNI Letjen Richard Tampubolon, dibantu oleh dewan pengarah yang diketuai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhaimin Iskandar.
Satgas tersebut berencana melakukan rapat perdana untuk melakukan langkah strategi prioritas yang akan diterapkan.
Mendagri Tito menyatakan, meskipun Presiden Prabowo tidak memberikan target waktu, tetapi dia berjanji akan menuntaskan tugasnya dengan cepat.
Dari berbagai informasi yang dihimpun, alasan Tito ditunjuk sebagai ketua, karena kapasitasnya sebagai Mendagri, sehingga diharapkan bisa mengkoordinasikan dengan pihak – pihak terkait.
Jadi, pertimbangannya karena bencana kali ini yang terdampak di tiga provinsi yang cukup luas dan dalam kapasitas beliau sebagai menteri dalam negeri,
Namun, Satgas Rehabilitasi Pascabencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat memiliki pertimbangan dan meyakini bahwa di bawah Mendagri dapat dikoordinasikan lebih baik.
Pembangunan hunian bagi para korban bencana banjir dan tanah longsor tersebut menjadi prioritas dari Satgas Rehabilitasi Pascabencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. I



