Pemerintah dan Pelaku Industri Bahas Ketahanan Sektor Manufaktur

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menerima audiensi dari perwakilan PT Chandra Asri Pacific Tbk. untuk membahas dinamika yang tengah dihadapi sektor industri nasional di tengah situasi global yang masih penuh ketidakpastian.

Pertemuan ini menjadi ruang dialog yang penting untuk mendengar secara langsung kondisi riil di lapangan, sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan pelaku industri.

“Audiensi dengan Chandra Asri untuk membahas tekanan industri di tengah gejolak global, sehubungan dengan konflik di kawasan Timur Tengah,” ujar Wamenperin Riza.

Dia menuturkan bahwa dalam diskusi tersebut, pihak PT Chandra Asri Pacific Tbk. menyampaikan tentang tekanan terhadap sektor industri yang semakin meningkat.

“Tantangan yang dihadapi tidak hanya terkait ketidakpastian rantai pasok global, tetapi juga kenaikan biaya logistik dan energi, serta keterbatasan alternatif bahan baku yang menjadi komponen penting dalam proses produksi,” tutur Wamenperin Riza.

Kondisi tersebut, lanjutnya, memaksa pelaku industri melakukan berbagai langkah penyesuaian agar kegiatan produksi tetap berjalan dan butuhan pasar domestik dapat terpenuhi, meskipun dengan sejumlah keterbatasan.

Selain itu, Wamenperin Riza menambahkan bahwa optimalisasi pemanfaatan potensi sumber daya dalam negeri juga perlu terus didorong.

“Langkah ini penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional, menjaga keberlangsungan operasional sektor manufaktur dan memastikan pasokan bahan baku bagi industri hilir tetap terjamin di tengah tekanan ekonomi global,” ungkapnya. I

 

Kirim Komentar
Baca Juga:  Kemenperin Susun Strategi Atasi Kendala Rantai Pasok Industri Otomotif