Pemerintah Percepat Hilirisasi dan Investasi Industri Energi

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Tanjung Enim (KITE) di Sumatra Selatan guna membahas mengenai berbagai kendala mengenai pengelolaan industri dengan para tenant.

Kunjungan di kawasan memiliki luas 585 hektare ini dengan dua tenant operasional, yaitu PT Bumi Sawindo Permai dan PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP).

PT Bumi Sawindo Permai merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki keunggulan berupa kemampuan pengolahan sawit sendiri untuk mempercepat produksi, sedangkan PT Huadian Bukit Asam Power adalah perusahaan patungan (joint venture) antara PT Bukit Asam Tbk. dan China Huadian Hongkong Co Ltd.

“Saya berkesempatan untuk melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Tanjung Enim (KITE) di Sumatra Selatan untuk mengetahui lebih jauh mengenai berbagai kendala mengenai pengelolaan sektor industry,” kata Wamenperin Riza.

Berbagai kendala mengenai pengelolaan industri tersebut, lanjutnya, seperti kendala mengenai skema pembiayaan industri yang melibatkan perbankan dan sudah menjadi tanggung jawab di Kemenperin untuk mengatasi permasalahan tesebut.

“Saat ini, pemerintah juga berkomitmen dalam hilirisasi dan diversifikasi industri untuk mengurangi ketergantungan impor bahan baku,” ungkap Wamenperin Riza.

Kawasan Industri Tanjung Enim (KITE) di Sumatra Selatan adalah proyek strategis nasional yang berlokasi di Muara Enim, dikembangkan oleh PT Bukit Asam Tbk. sebagai pusat ekonomi baru.

Lokasi ini terintegrasi dengan tambang batubara, dengan KITE difokuskan pada hilirisasi industri, termasuk proyek strategis, seperti Dimethyl Ether (DME) dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang.

Saat ini, KITE merupakan Proyek Strategis Nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Perekonomian (Permenko) Nomor 16 tahun 2025, dengan status saat ini telah operasional dan memiliki perizinan berusaha di kawasan industri.

Baca Juga:  BUMN Pupuk Gandeng Jepang Jajaki Pendanaan Buat Energi Bersih

“Saya berharap forum ini dapat menghasilkan langkah nyata, solusi implementatif bagi semua pihak dan saya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, pengelola kawasan dan pelaku usaha untuk mencapai kemandirian Industri,” ujar Wamenperin Riza.

Dari kawasan industri ini, dia menambahkan, pemerintah dalam hal ini Kemenperin menanam harapan besar untuk masa depan ekonomi Indonesia yang mandiri.

Selain kunjungan ke KITE, Wamenperin Riza juga melihat aktivitas Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Palembang pada Minggu, 19 April 2026.

Wamenperin Riza menyampaikan semangat dan motivasi kepada seluruh pegawai BSPJI Palembang agar seluruh tim dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi kemajuan industri nasional. I

Kirim Komentar