PEMERINTAH SWISS JADI TUAN RUMAH GPDRR KE-8 PADA TAHUN 2025

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto. (Istimewa)
Bagikan Artikel

Pemerintah Swiss akan menjadi tuan rumah forum Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) ke-8 pada tahun 2025, setelah sebelumnya sukses terlaksana di Indonesia.

Keputusan itu disampaikan dalam pertemuan pers saat penutupan forum GPDRR di Media Center GPDRR, Jumat (27/5/2022).

Keterangan pers itu menghadirkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, juga Utusan Khusus PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana Mami Mizutori dan Perwakilan Pemerintah Swiss atau Deputy Director-General, Swiss Agency for Development and Cooperation SDC, Federal Department of Foreign Affairs FDFA Manuel Bessler.

Suharyanto mengapresiasi kehadiran sekitar 7.000 delegasi dari 183 negara yang berpartisipasi aktif, baik secara fisik maupun virtual.

“Angka ini menandakan tingginya kepercayaan dunia terhadap penanggulangan Covid-19 di bawah arahan Bapak Presiden Joko Widodo,” ujarnya dalam keterangan pers penutupan GPDRR.

Suharyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Perserikat Bangsa-Bangsa (PBB) untuk kepercayaanya memilih Indonesia sebagai tuan rumah GPDRR 2022.

Kegiatan tersebut, lanjutnya, menegaskan kembali kepemimpinan Indonesia bukan hanya dalam agenda kebencanaan di Asia-Pasifik, tapi juga di dunia.

Menurut Suharyanto, Agenda Bali untuk Resiliensi Berkelanjutan ini dapat menjadi jawaban atas tantangan dunia mengenai penanggulangan bencana pascapandemi Covid-19 dan di tengah ancaman perubahan iklim.

“Agenda ini turut menekankan pentingnya konteks dan kearifan lokal dalam menghadapi segala risiko bencana ke depannya,” katanya.

Suharyanto juga menyampaikan bahwa Indonesia akan secara konsisten mengarusutamakan agenda ini dalam rangkaian kepemimpinan Indonesia ke depan, termasuk presidensi G20 tahun 2022 dan keketuaan ASEAN tahun 2023.

Indonesia juga berharap agenda ini berkontribusi penting terhadap pembahasan tingkat internasional, seperti Konferensi Tingkat Menteri Penanggulangan Bencana se-Asia-Pasifik September 2022 dan Forum Politik Tingkat Tinggi mengenai Peninjauan Kembali Tengah Periode Kerangka Sendai 2023. I

Kirim Komentar

Bagikan Artikel