Pemkab Bekasi Dorong Rusun Subsidi Meikarta Bantu Ribuan Warga Miliki Hunian

Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Subsidi Meikarta dimulai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait didampingi Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi dan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di kawasan exit tol Cibatu, Cikarang Selatan.

Pemerintah menargetkan pembangunan hunian ini memenuhi kebutuhan lebih dari 141.000 unit rumah bagi warga berpenghasilan rendah di Bekasi dan Karawang yang selama ini kesulitan membeli tempat tinggal karena harga tanah meningkat.

Maruarar menyatakan, pembangunan rusun dilakukan pada lahan awal seluas 10 hektare dengan target land clearing selama Satu minggu sehingga proses tiang pancang dapat dimulai 8 Maret 2026.

Pembangunan fisik struktur ditargetkan naik pada 17 Agustus 2026 dan seluruh kawasan selesai tahun 2028 agar masyarakat segera mendapatkan hunian aman dan terjangkau.

Setiap kawasan mencakup 18 tower setinggi 30 lantai yang menyediakan tiga tipe unit, yakni satu kamar, dua kamar dan tiga kamar, sehingga warga memiliki pilihan sesuai kebutuhan keluarganya.

Maruarar menegaskan lokasi rusun dekat fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, pasar, tempat ibadah dan kawasan industri yang dapat dijangkau sekitar 10 menit untuk memperpendek jarak kerja dan menghemat biaya hidup.

Dedi menuturkan, hunian vertikal menjadi solusi banjir karena penggunaan lahan lebih efisien dibandingkan dengan rumah tapak yang selama ini menyumbang lebih dari 85 persen titik banjir baru di Bekasi dan Karawang.

Konsep rumah susun dinilai mampu menjaga keseimbangan ekosistem perkampungan, seperti pesawahan dan menahan perluasan kawasan industri agar tidak semakin mengambil lahan warga.

Asep menuturkan, usulan agar harga sewa atau cicilan berada di kisaran Rp1,2 juta hingga Rp1,8 juta agar benar – benar terjangkau masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan industri.

Baca Juga:  KEMENTERIAN PUPR SELESAIKAN JALAN TOL DUKUNG KONEKTIVITAS SUMSEL

Menurut Asep, pemerintah daerah siap mendukung penuh pembangunan tiga kawasan rusun sebagai bagian dari program tiga juta rumah Presiden Prabowo Subianto.

Dia menegaskan, rusun ini menjadi solusi jangka panjang bagi pencegahan banjir dan memberikan hunian layak dengan akses dekat pusat pemerintahan daerah.

“Harapan saya, masyarakat berpenghasilan rendah bisa memiliki hunian ini, lokasinya bebas banjir dan aksesnya dekat,” ungkap Asep. I

 

 

Kirim Komentar