Pemkab Garut Dorong Masyarakat Manfaatkan Program Rumah Bersubsidi

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Dedy Mulyadi membuka Pameran Rumah Impian (PRI) Vol. IV dengan lokasi pameran di Atrium Citimall Garut, Kecamatan Karangpawitan, untuk membantu masyarakat memperoleh informasi hunian layak dan bersubsidi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memberikan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Kebijakan tersebut meringankan biaya kepemilikan rumah, sehingga masyarakat berpenghasilan rendah dapat memperoleh hunian dengan beban awal lebih ringan.

“Jadi dipersilakan kepada masyarakat yang membutuhkan rumah bersubsidi, BPHTB dibebaskan,” ujarnya.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan pembiayaan perbankan melalui Kredit Program Perumahan (KPP) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Silakan manfaatkan bunga cicilan yang rendah dan terjangkau oleh masyarakat. Hunian yang baik tentu kita harapkan berpengaruh positif terhadap kehidupan sosial, kesehatan, serta kesejahteraan keluarga,” tuturnya.

Ketua Penyelenggara Agus Ismail mengatakan pameran tersebut menjadi agenda tahunan untuk mendukung program prioritas nasional penyediaan tiga juta rumah.

Pameran berlangsung selama lima hari, mulai 26 hingga 30 Agustus 2026, dengan menghadirkan berbagai pilihan hunian masyarakat.

“Pemerintah punya tugas dan kewajiban memenuhi kebutuhan masyarakat terkait rumah yang layak huni demi peningkatan kesejahteraan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Garut senantiasa berupaya bersinergi dengan seluruh komponen,” ungkap Agus.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Kabupaten Garut Najiman menyebutkan 14 pengembang mengikuti pameran tersebut.

Keikutsertaan pengembang mencakup rumah komersial dan subsidi, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan hunian sesuai kemampuan pembiayaan.

“Kami selaku pengembang khususnya di Apersi dapat turut dan membantu pemerintah daerah dalam penyediaan rumah yang layak dan baik di Kabupaten Garut. Saya berharap teman – teman pengembang tetap berkomitmen menjaga kualitas rumah serta menjaga kepercayaan konsumen,” ungkap Najiman. I

Baca Juga:  Target Pembangunan Huntara di Palembayan Kabupaten Agam Selesai Sebelum Ramadan

 

Kirim Komentar