Pemkot Bekasi dan DPRD Sepakat Percepatan Pembangunan PSEL

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menyepakati sejumlah langkah percepatan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) usai menggelar pembahasan teknis dengan Wangneng Environment di Huzhou, Tiongkok.

Pertemuan tersebut menjadi forum untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan tantangan sebelum konstruksi dimulai.

Pihak Wangneng Environment menyampaikan sejumlah aspek yang memerlukan dukungan pemerintah daerah, mulai dari kesiapan lahan, akses menuju lokasi proyek, utilitas pendukung, percepatan perizinan hingga koordinasi lintas instansi agar pembangunan berjalan sesuai jadwal.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan, seluruh masukan tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas perangkat daerah dengan dukungan DPRD Kota Bekasi sesuai fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan.

“Kami ingin seluruh potensi hambatan diselesaikan sebelum pembangunan dimulai. Dengan begitu, ketika memasuki tahap konstruksi, seluruh pihak sudah memiliki kepastian mengenai tugas dan tanggung jawabnya masing – masing,” ungkapnya.

Menurut Tri, pembangunan PSEL merupakan proyek strategis yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Pemkot Bekasi akan fokus menyelesaikan aspek teknis dan administrasi, sedangkan DPRD mengawal dukungan kebijakan, penganggaran, serta fungsi pengawasan agar proses pembangunan berjalan sesuai target.

“Kami memiliki tujuan yang sama, yaitu memastikan proyek ini berjalan tepat waktu dan memberi manfaat sebesar – besarnya bagi masyarakat Kota Bekasi. Oleh karena itu, pemerintah dan DPRD teris bergerak dalam satu irama,” tuturnya.

Tri menegaskan bahwa telah meminta seluruh perangkat daerah bekerja secara simultan untuk menuntaskan pekerjaan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, termasuk penyelesaian akses jalan menuju lokasi proyek, kesiapan utilitas pendukung dan percepatan proses perizinan.

“Semua harus berjalan bersamaan dengan target yang jelas, lalu kita evaluasi secara berkala sampai seluruh persiapan tuntas,” tegasnya.

Baca Juga:  PPIH Imbau Jemaah Haji Terapkan Buddy System

Dia menambahkan, kepastian yang diberikan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor terhadap proyek strategis tersebut.

“Tugas kami adalah memastikan seluruh kewenangan pemerintah daerah dapat diselesaikan tepat waktu sehingga proses pembangunan tidak mengalami keterlambatan,” ungkap Tri.

Dia menilai, komunikasi yang terbangun sejak tahap persiapan menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan.

“Kami datang ke sini untuk memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama. Semakin cepat tantangan dipetakan dan diselesaikan, semakin besar peluang proyek ini berjalan sesuai target.” ujar Tri

Pemkot Bekasi berharap hasil pembahasan tersebut menjadi pijakan yang kuat menjelang dimulainya pembangunan PSEL.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, mitra pelaksana dan masyarakat, kata Tri, proyek ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang pengelolaan sampah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau di Kota Bekasi. I

Kirim Komentar