Pemprov Alokasikan 10.000 Dosis Vaksin Rabies Gratis

Guna memperkuat pencegahan dan pengendalian penyakit rabies, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengalokasikan 10.000 dosis vaksin rabies gratis pada 2026.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat peringatan World Rabies Day 2026 di Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang.

Penyediaan vaksin dalam jumlah tersebut, lanjutnya, menjadi langkah penting untuk mempertahankan status Jawa Tengah, sebagai provinsi bebas rabies yang telah disandang sejak 1997.

Pasalnya, dia menambahkan, upaya – upaya pencegahan tetap terus dilakukan, mengingat adanya mobilitas dan perpindahan hewan antardaerah. “Bebas itu tidak harus terus kita santai. Kita juga harus waspada.”

Taj Yasin menuturkan, Jawa Tengah memiliki wilayah perbatasan dengan sejumlah daerah lain.

Sementara itu, perpindahan hewan tidak dapat sepenuhnya dikendalikan setiap saat, sehingga kondisi tersebut membuat vaksinasi menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga populasi hewan tetap terlindungi.

Terlebih, kata Taj Yasin, jumlah masyarakat yang memelihara hewan, khususnya anjing dan kucing, semakin meningkat.

Oleh karena itu, dia menegaskan, para pemilik hewan diimbau memastikan hewan peliharaannya, mendapatkan vaksinasi dan melakukan konsultasi dengan dokter hewan. “Kita harus bersama-sama untuk mendukung gerakan bebas rabies.”

Wagub juga menyampaikan apresiasi kepada para dokter hewan dan tenaga medis, yang telah mendedikasikan diri dalam menjaga Jawa Tengah tetap bebas rabies.

Upaya tersebut dinilai penting, katanya, karena rabies merupakan penyakit yang membahayakan.

Taj Yasin menekankan, pencegahan harus menjadi prioritas dan langkah vaksinasi secara masif merupakan bagian dari upaya membangun perlindungan sejak awal, bukan hanya menunggu munculnya kasus untuk kemudian ditangani.

Dia berharap, gerakan vaksinasi rabies dengan dukungan 10.000 dosis tersebut, dapat memperkuat kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan hewan, komunitas pecinta hewan dan masyarakat.

Baca Juga:  BNPB Siapkan Rumah Sakit Lapangan Usai RSUD Manggarai Terdampak Gempa M7,7

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavares menegaskan, penyediaan vaksin gratis tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan perlindungan terhadap hewan, sekaligus mencegah ancaman rabies terhadap masyarakat.

Menurutnya, vaksinasi menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan status Jawa Tengah, yang telah dinyatakan bebas rabies sejak tahun 1997.

Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan, mengingat terdapat risiko masuknya kembali penyakit tersebut ke Jawa Tengah.

Sementara itu, para pemilik hewan menyampaikan terima kasih terhadap program vaksin gratis yang diadakan Pemprov Jateng.

“Kalau mandiri lumayan harganya, Rp300.000,” kata Septi, warga yang membawa anjing tekel dan golden collie miliknya untuk ikut vaksin gratis.

Hal senada disampaikan Rahma, yang membawa dua kucing ras Persia untuk mendapatkan vaksin dalam event tersebut. “Senang sekali, karena gratis.” I

 

Kirim Komentar