PENERAPAN PROKES KETAT DAN ASPEK KESELAMATAN ANGKUTAN LAUT

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (bertopi) saat meninjau Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (2/1/2022).
Bagikan Artikel

Penerapan pengetatan protokol kesehatan dan pemenuhan aspek keselamatan harus dijalankan dengan baik di pelabuhan dan moda transportasi laut.

“Kita melayani mobilitas masyarakat, tetapi prokes harus tetap ketat dan keselamatan menjadi mandatory,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (2/1/2022).

Dia mengingatkan agar menerapkan pengetatan protokol kesehatan yang ketat dan pemenuhan aspek keselamatan harus dijalankan dengan baik, apalagi mobilitas masyarakat menggunakan moda transportasi laut sudah Kembali meningkat.

Dari pantauannya, Menhub menjelaskan, di Pelabuhan Kaliadem sudah menerapkan pemeriksaan kesehatan melalui aplikasi Peduli Lindungi, pembatasan kapasitas penumpang sebanyak 75% dari total kapasitas, dan penyediaan fasilitas tes antigen yang disiapkan oleh Kepolisian.

“Kita melakukan ini untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Terkait dengan aspek keselamatan, Menhub meminta kepada Syahbandar dan pihak terkait untuk memastikan kapal-kapal telah dilakukan ramp check secara berkala.

“Saya tadi menyerahkan surat persetujuan berlayar, tandanya kapal itu sehat, sudah diperiksa, jumlah kapasitas penumpangnya 75% dan semua penumpang menggunakan life jacket. Kalau tidak ada itu, tidak bisa jalan,” tutur Menhub.

Selain itu, Budi Karya juga meminta para awak kapal untuk selalu waspada dan melalukan antisipasi terhadap cuaca yang kurang baik, karena diperkirakan terjadi kenaikan ombak pada Desember 2021 sampai dengan Februari 2022.

Menhub menyampaikan terima kasih kepada para petugas dari Syahbandar, Polres, Dishub, dan unsur terkait lainnya yang telah melakukan tugasnya dengan baik.

Dalam tinjauannya, Menhub membagikan masker dan makanan kepada penumpang kapal, serta jaket keselamatan untuk awak kapal.

Turut hadir dalam kegiatan ini Plt Direktur Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Direktur Kepelabuhanan, serta Direktur Perkapalan dan Kepelautan. I

 


Bagikan Artikel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here