Pengetahuan Basis Industrialisasi Nasional

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) meluncurkan Manifesto Arah Juang Politik Redistribusi untuk Kesejahteraan Rakyat di Gedung Teater Kemenpora, Jakarta pada Senin 27 Juli 2026.

Acara tersebut sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 LMND.

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza hadir sebagai pembicara utama dalam forum Manifesto Arah Juang.

Dia menyoroti slogan baru LMND Peace, Knowledge, Justice dan menegaskan bahwa pengetahuan adalah fondasi utama industrialisasi nasional.

“Membangun industri kuat tidak cukup hanya mengandalkan sumber daya alam, investasi, kawasan industri atau jumlah pabrik,” ungkap Wamenperin Riza.

Pembangunan, dia menegaskan bahwa industri membutuhkan manusia yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, riset dan juga kemampuan mengembangkan proses produksi.

“Jadi, pengetahuan yang mendasari LMND adalah basis industrialisasi nasional,” tutur Wamenperin Riza.

Pernyataan tersebut juga sejalan dengan salah satu poin utama manifesto LMND, yakni pendidikan gratis, ilmiah dan demokratis.

Bagi LMND, pendidikan gratis bukan hanya kebijakan sosial, melainkan juga syarat membangun kemampuan produktif bangsa dan melepas ketergantungan teknologi asing.

LMND mengajukan tiga program utama dalam manifesto, yaitu pajak kekayaan, land reform dan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis.

Ketiganya dirangkai sebagai politik redistribusi untuk mengurangi pemusatan kekayaan dan memperluas akses rakyat terhadap ilmu pengetahuan.

Sebagai tindak lanjut, LMND akan membawa agenda ini ke kampus dan daerah, serta membangun Posko Wujud Rakyat sebagai ruang pendidikan dan konsolidasi gerakan. I

 

Kirim Komentar
Baca Juga:  BUS LISTRIK MERAH PUTIH UNTUK G20 PAKAI TKDN 50%