Dalam rangkaian perayaan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) mencanangkan Bulan Keselamatan Transportasi.
Sejalan dengan hal tersebut, Ditjen Perhubungan Darat memberikan penghargaan bidang keselamatan transportasi darat kepada para insan perhubungan yang berprestasi.
“Kami memberikan penghargaan kepada para insan transportasi terbaik di lingkungan Kementerian Perhubungan maupun di luar Kementerian Perhubungan. Ini sebagai motivasi sekaligus apresiasi dalam peningkatan kualitas pelayanan, tata kelola, dan inovasi bidang transportasi darat,” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Darat saat menyampaikan sambutannya di Kantor Kemenhub, Jakarta.
Salah satu apresiasi yang diberikan, yakni Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Nasional Tahun 2026.
Dia menilai, pemberian penghargaan ini dapat menjadi cara menumbuhkan budaya tertib dan berkeselamatan lalu lintas.
Aan mengungkapkan, berdasarkan data Korlantas Polri pada tahun 2025 tercatat total kejadian kecelakaan sebanyak 158.508 kejadian, dengan total korban mencapai 238.878 orang.
Dari ratusan ribu korban, pelajar masuk kelompok usia rentan menjadi korban kecelakaan lalu lintas.
“Angka kecelakaan dan fatalitas harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama untuk terus ditekan. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi ruang untuk melahirkan calon pemimpin, inovator dan role model keselamatan lalu lintas yang menginspirasi masyarakat luas,” jelasnya.
Selain penghargaan untuk pelajar pelopor keselamatan LLAJ, Ditjen Perhubungan Darat turut memberikan penghargaan kepada insan transportasi di lingkungan Kementerian Perhubungan, yakni kategori Terminal Penumpang Tipe A Berbasis Green dan Smart, serta Satuan Pelayanan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB).
“Pemberian penghargaan ini telah melalui proses panjang dan berjenjang yang disertai indikator tertentu di bidang masing – masing. Saya percaya keselamatan transportasi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kualitas SDM yang memiliki kesadaran, kepedulian, dan komitmen pada keselamatan,” tutur Aan.
Kategori dan pemenang penghargaan bidang keselamatan transportasi adalah sebagai berikut:
- Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan Tingkat Nasional Tahun 2026:
- Kategori Terbaik:
Juara I: Sem Wibisono S (Pelajar SMAN 1 Tanjung Selor, Kalimantan Utara).
Juara II: Fulvya Nasywa (Pelajar SMA Islam Al-Azhar 7, Sukoharjo).
Juara III: Eshan Abdillah Darutomo (SMAN 71 Jakarta).
- Kategori Teknologi:
Juara I: Ahmad Ghozi Islami (SMAN 7 Kota Banjarmasin).
Juara II: Agri Ridhowi Rabbani (SMAN Titian Teras Haji Abdurrahman Sayoeti, Jambi).
- Kategori Sosial Budaya:
Juara I: Ribka Bawin Hatalasinta Lumamba (SMA Negeri 1 Basarang, Kalimantan Tengah).
Juara II: Izzaty Hilma (SMA Negeri Modal Bangsa, Aceh).
- Kategori Pembina Terbaik:
Pembina Terbaik I: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Pembina Terbaik II: Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pembina Terbaik III: Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
- Terminal Penumpang Tipe A Berbasis Green dan Smart:
Terbaik I: Terminal Penumpang Tipe A Tidar, Magelang, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas I Jawa Tengah.
Terbaik II: Terminal Penumpang Tipe A Patria, Blitar, Balai Pengelola Trasportasi Darat Kelas II Jawa Timur.
Terbaik III: Terminal Penumpang Tipe A Mengwi, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Bali.
Terbaik IV: Kantor Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo, Provinsi Jawa Tengah.
Terbaik V: Terminal Penumpang Tipe A Tawang Alun, Jember, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Timur .
- Satuan Pelayanan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB):
Terbaik I: UPPKB Guyangan Nganjuk, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Timur.
Terbaik II: UPPKB Marisa Pohuwatu, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Gorontalo.
Terbaik III: UPPKB Anjir Serapat Kapuas, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Kalimantan Tengah.
Terbaik IV: UPPKB Watudodol, Banyuwangi, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Timur.
Terbaik V: UPPKB Kalibaru Manis, Banyuwangi, Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Timur. I







