Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong ribuan mahasiswa berkontribusi bagi industri lokal dan kemajuan desa dengan pengembangan industri berbasis potensi wilayah setempat.
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Reza menegaskan bahwa Kemenperin siap mendukung kolaborasi dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), memperkuat usaha lokal dan mendorong tumbuhnya industri berbasis potensi daerah.
“Saya menerima audiensi Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Digital atau LP2MD, serta Institut Teknologi dan Bisnis Vinus Bogor untuk membahas penguatan SDM dan ekonomi desa melalui pendidikan, kewirausahaan, serta pengembangan industri berbasis potensi local,” jelasnya di Jakarta.
Menurut Wamenperin Riza, desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, karena dengan SDM yang kompeten, kewirausahaan yang berkembang dan potensi lokal yang diolah menjadi produk bernilai tambah, maka dapat memperluas lapangan kerja.
“Tidak hanya itu, masyarakat desa bisa meningkatkan daya saing usaha dan mendorong pemerataan industri hingga ke daerah,” tegasnya.
Wamenperin Riza mencontohkan Kabupaten Bogor memiliki sebanyak 416 desa di 40 kecamatan, dengan salah satu program yang menjadi perhatian adalah Empat Sarjana Satu Desa.
Program ini telah menjaring sekitar 1.600 mahasiswa untuk mendorong kontribusi generasi muda dalam pembangunan desa, mulai dari digitalisasi pemerintahan desa, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) hingga pemetaan potensi ekonomi lokal.
Saat ini, Wamenperin Riza menyebutkan bahwa Kemenperin memfokuskan program Pengembangan Ekonomi Daerah melalui Industrialisasi Desa dan Penguatan Kawasan Industri pada tahun 2026.
Mengenai arah kebijakan strategis Kemenperin untuk mendukung desa industri tahun 2026 di antaranya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari desa dan wilayah pinggiran bekerja sama dengan Kementerian Transmigrasi per April dan Juli 2026.
Peta pembinaan ditargetkan secara spesifik pada 154 kawasan transmigrasi, bahkan dalam penyusunan roadmap atau peta jalan, Kemenperin berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator (Kemenko) Pemberdayaan Masyarakat untuk mempercepat peta jalan industrialisasi desa dan mendorong kemandirian teknologi lokal, khususnya di sektor pertanian. I
