Penjualan Mobil Lisrik Nasional Sentuh Rekor Baru

Kinerja industri otomotif nasional sepanjang tahun ini menunjukkan tren yang menggembirakan, yang salah satunya terlihat pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026 di Grand City Convex, Surabaya.

“Saya menghadiri Opening Ceremony GIIAS Surabaya 2026, yang menjadi kota kedua dalam rangkaian GIIAS The Series 2026, setelah sebelumnya sukses digelar di ICE BSD City, Tangerang pada akhir Juli lalu,” kata Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza.

Tahun ini, dia menambahkan, GIIAS Surabaya menghadirkan 37 merek kendaraan, terdiri atas 27 merek kendaraan penumpang dan komersial, 10 menit sepeda motor, serta 25 merek industri pendukung.

“Dalam kesempatan tersebut, saya menyaksikan bahwa kinerja industri otomotif nasional sepanjang tahun ini menunjukkan tren yang menggembirakan, bahkan kendaraan listrik makin diminati,” ungkap Wamenperin Riza.

Menurutnya, penyelenggaraan GIIAS tidak hanya menjadi ajang pamer teknologi dan inovasi otomotif terbaru, tetapi juga menjadi ruang penting untuk melihat bagaimana industri otomotif nasional terus berkembang dan beradaptasi menghadapi perubahan global.

Penjualan wholesales kendaraan listrik nasional periode Januari – Juli 2026 telah mencapai 517.000 unit, atau tumbuh 18,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, penjualan mobil listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV) meningkat signifikan hingga 88,6% mencapai 83.000 unit.

“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap industri otomotif nasional terus menguat, sekaligus mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap kendaraan yang lebih ramah lingkungan,” tutur Wamenperin Riza.

Perkembangan ini juga didukung program kendaraan bermotor roda empat emisi karbon rendah (Low Carbon Emission Vehicle/LCEV) yang hingga kini telah diikuti oleh 18 perusahaan dengan realisasi investasi mencapai Rp5,73 triliun dan menyerap sekitar 195.000 tenaga kerja langsung.

Baca Juga:  LAYANAN PENUMPANG TERMINAL BARU BANDARA SULTAN MUHAMMAD SALAHUDDIN BERJALAN LANCAR

“Di sela kegiatan, saya turut mengunjungi sejumlah booth peserta pameran.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya untuk melihat secara langsung perkembangan produk, teknologi dan inovasi yang teris dikembangkan para pelaku industri otomotif,” tutur Wamenperin Riza.

Dia menegaskan bahwa Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan terus hadir sebagai mitra strategis bagi industri, mendorong terciptanya ekosistem otomotif yang semakin kuat, inovatif dan berdaya saing.

“Kita ingin Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi semakin kokoh sebagai basis produksi kendaraan yang kompetitif di tingkat global,” tegasnya.

Wamenperin Riza mengatakan bahwa dengan dukungan investasi, penguatan industri komponen, pengembangan kendaraan listrik dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), maka sektor otomotif diharapkan terus memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk bagi penguatan industri dan perekonomian Jawa Timur. I

 

Kirim Komentar