Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemutakhiran data kejadian dan penanganan bencana oleh pemerintah daerah pada periode Rabu (8/4) hingga Kamis (9/4) pukul 07.00 WIB.
Peristiwa kebakaran hutan, longsor dan banjir melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Mengawali laporan ini, kejadian kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatra Selatan, pada Selasa (7/4) siang hari, tepatnya di Desa Palemraya, Kecamatan Indralaya Utara.
Api membakar lahan seluas 10 hektare. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir dan tim gabungan melakukan pemadaman dan api berhasil dipadamkan pada Rabu (8/4).
Beralih ke kejadian berikutnya, tanah longsor melanda wilayah Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, pada Selasa (7/4) malam hari.
Lokasi terdampak meliputi Desa Sembahe, Bingkawan, Sibolangit, Batu Mbelin, dan Tambun di Kecamatan Sibolangit.
Material longsor menimpa tujuh unit rumah, sehingga mengakibatkan kerusakan berat.
Dari peristiwa ini dilaporkan terdapat lima korban meninggal dunia akibat tertimbun longsor.
Kondisi terkini, BPBD Kabupaten Deli Serdang bersama tim gabungan melakukan pembersihan material longsor.
Sementara itu, kejadian banjir dilaporkan terjadi di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Distrik Manokwari Barat, Manokwari Selatan dan Masni pada Selasa (7/4) malam hari waktu setempat.
Sebanyak 30 unit rumah warga terdampak dan menyebabkan 30 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
BPBD Kabupaten Manokwari bersama aparat setempat langsung mengevakuasi warga.
Banjir berangsur surut dengan cepat dan pada Rabu (8/4) kondisi sudah kembali normal, serta pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.
Pada kejadian lainnya, banjir juga melanda Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Selasa (7/4).
Sebanyak 34 unit rumah di Desa Sukarare dan Puyung, Kecamatan Jonggat, terendam banjir.
Dilaporkan terdapat 136 warga terdampak. Kondisi terkini pada Rabu (8/4), banjir sudah surut.
Saat kejadian, BPBD Kabupaten Lombok Tengah melakukan asesmen dan mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak.
Seiring dengan rangkaian kejadian tersebut, kondisi cuaca turut menjadi perhatian.
Merujuk prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada awal April sebagian wilayah Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim kemarau, sedangkan wilayah lainnya masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Merespons hal tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana.
Sebagai langkah antisipasi, upaya pencegahan banjir perlu terus dilakukan, antara lain dengan melakukan pengecekan rutin tanggul sungai agar tidak jebol saat hujan deras dan membersihkan sungai dan saluran air agar aliran tidak tersumbat, serta tidak meluap ke permukiman warga.
Di sisi lain, mitigasi kebakaran hutan dan lahan juga menjadi perhatian, yaitu dengan menyiapkan personel dan peralatan di wilayah rawan, serta tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan tidak membakar sampah di lahan kering. I
