Pesta Rakyat Yogyakarta Meriahkan HUT Ke-81 Republik Indonesia

Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kuat di Kota Yogyakarta.

Ribuan warga diajak ikut memeriahkan peringatan kemerdekaan melalui gelaran Pesta Rakyat Yogyakarta yang berlangsung di lingkungan Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyambut baik penyelenggaraan Pesta Rakyat Yogyakarta.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dalam menyambut kemerdekaan, tetapi juga menghadirkan pengalaman berharga bagi masyarakat Kota Yogyakarta.

“Tidak banyak warga Jogja yang pernah masuk ke Istana Negara atau Gedung Agung. Melalui kegiatan ini masyarakat memiliki kesempatan untuk merasakan langsung suasana di lingkungan istana dan menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan yang penuh makna,” ujar Hasto.

Dia menilai, Pesta Rakyat Yogyakarta menjadi ruang yang mampu mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi nilai utama bangsa Indonesia dapat dirasakan secara nyata melalui berbagai kegiatan yang digelar.

“Ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat rasa persaudaraan. Masyarakat bisa berkumpul, bergembira bersama, sekaligus merasakan pengalaman yang mungkin tidak akan terlupakan karena dapat masuk dan beraktivitas di kawasan Gedung Agung,” jelasnya.

Selain itu, Hasto juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara karena melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Yogyakarta.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa merupakan langkah positif karena dunia pendidikan tidak hanya membutuhkan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga pengalaman langsung di tengah masyarakat.

“Mahasiswa perlu praktik lapangan dan membaur bersama rakyat. Dengan terlibat dalam kegiatan seperti ini, mereka belajar tentang pengabdian, komunikasi, manajemen kegiatan dan membangun empati sosial,” ungkapnya.

Hasto menambahkan, kreativitas yang dimiliki mahasiswa turut menjadi kekuatan penting dalam menyukseskan acara.

Baca Juga:  Indonesia Menuju Superpower Ekonomi Baru

Ide – ide segar yang dibawa generasi muda dinilai mampu menghadirkan konsep kegiatan yang lebih menarik dan dekat dengan masyarakat.

“Kalau mahasiswa dilibatkan, acaranya menjadi lebih kreatif. Mereka punya banyak gagasan dan energi positif yang bisa membuat kegiatan semakin hidup dan berkesan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Istana Kepresidenan Yogyakarta (Gedung Agung) Deni Mulyana mengatakan, Pesta Rakyat Yogyakarta sengaja dirancang sebagai ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat dalam menyambut peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, berbagai kegiatan menarik telah disiapkan untuk menghibur sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pada penyelenggaraan Pesta Rakyat Yogyakarta, masyarakat dapat mengikuti Lomba Sepeda Hias, berbagai Lomba Kemerdekaan, Pembagian Sembako, Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) hingga menikmati Panggung Kesenian yang menampilkan beragam pertunjukan.

“Pesta Rakyat Yogyakarta hadir untuk masyarakat. Kami ingin menghadirkan suasana perayaan kemerdekaan yang meriah, inklusif, dan dapat dinikmati oleh semua kalangan,” kata Deni.

Tidak hanya berlangsung pada 16 Agustus, rangkaian kegiatan kemerdekaan juga akan berlanjut pada 17 Agustus 2026. Berbagai program menarik telah disiapkan untuk memeriahkan hari bersejarah tersebut.

Menurut Deni, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk perayaan kemerdekaan yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Mari rayakan kemerdekaan dengan penuh semangat, kebersamaan dan kegembiraan. Mari bersama – sama berpartisipasi dan meramaikan Pesta Rakyat Yogyakarta,” ungkapnya.

Kemeriahan kegiatan ini juga dirasakan para mahasiswa yang terlibat sebagai panitia. Salah satunya adalah Amaila, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang mengaku senang dapat menjadi bagian dari penyelenggaraan Pesta Rakyat Yogyakarta.

Menurut Amaila, keterlibatannya sebagai panitia memberikan pengalaman baru yang tidak didapatkan di bangku kuliah.

Baca Juga:  Pemkab Bekasi dan BPS Canangkan Program Desa Cantik 2026

Dia dapat belajar mengelola kegiatan, bekerja sama dengan banyak pihak, sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Sangat menyenangkan bisa menjadi panitia Pesta Rakyat Yogyakarta. Ini menjadi kesempatan belajar yang sangat berharga karena kami bisa terjun langsung ke lapangan dan membaur dengan masyarakat,” ujarnya.

Amaila juga mengaku bangga karena dapat mengenal lebih dekat lingkungan Istana Kepresidenan Yogyakarta yang selama ini hanya diketahui dari cerita maupun pemberitaan.

“Selain belajar, kami juga bisa mengenal lebih dekat Gedung Agung dan lingkungan istana. Ini pengalaman yang sangat berkesan bagi kami sebagai mahasiswa,” ujarnya. I

Kirim Komentar